DPU BMSDA Jember Gencarkan Perbaikan Infrastruktur Jalan, Dukung Mobilitas dan Ekonomi Masyarakat Jember

Jember, 7 November 2025 — Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPU BMSDA) terus menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di wilayah perkotaan maupun pedesaan. Upaya ini terlihat dari serangkaian proyek peningkatan jalan yang sedang dikerjakan, seperti di Jalan Manggar (Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang), Jalan Teratai (Kecamatan Kaliwates), serta ruas Mojomulyo–Kalimalang (Kecamatan Puger). Proyek-proyek tersebut tidak hanya menjawab keluhan masyarakat, tetapi juga bertujuan memperlancar mobilitas, meningkatkan keselamatan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, sejalan dengan visi “Jember Maju, Nyaman, dan Berdaya Saing”.
Respons Cepat terhadap Aspirasi Masyarakat
Keluhan warga menjadi pemicu utama pelaksanaan proyek-proyek ini. Di Jalan Manggar, Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, kondisi jalan yang berlubang, bergelombang, dan rawan genangan air selama bertahun-tahun telah dilaporkan melalui sistem Wadul Guse. Menindaklanjuti laporan tersebut, DPU BMSDA menurunkan tim survei untuk kajian teknis, sehingga jalan ini masuk prioritas pembangunan tahun 2025. Pengerjaan dimulai pada 28 Oktober 2025 dengan perataan permukaan, diikuti pengaspalan hotmix untuk ketahanan jangka panjang. Proses serupa juga diterapkan di lokasi yang sama melalui penambalan bagian rusak terlebih dahulu, kemudian penambahan lapisan untuk kekuatan ekstra.
Kepala Dinas PU BMSDA Kabupaten Jember menekankan bahwa pembangunan ini merupakan respons cepat terhadap aspirasi warga. “Kami selalu berupaya menindaklanjuti laporan masyarakat. Pembangunan Jalan Manggar ini diharapkan meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan,” ujarnya. Warga setempat, seperti Siti yang berjualan di sekitar lokasi, menyambut baik perbaikan tersebut. “Dulu sering jatuh karena jalan berlubang, apalagi kalau malam. Sekarang jalannya sudah halus, kami sangat berterima kasih,” ungkapnya.
Strategi Bertahap untuk Minimalisir Gangguan
Di Jalan Teratai, Kecamatan Kaliwates, peningkatan dilakukan secara bertahap untuk menjaga kelancaran lalu lintas di ruas jalan perkotaan yang padat. Jalan ini menghubungkan kawasan perumahan, pusat perbelanjaan, perkantoran, dan pendidikan, dengan mobilitas kendaraan tinggi. Pekerjaan dimulai dari lajur kanan, kemudian lajur kiri, mencakup perataan permukaan, penghamparan aspal, dan pemadatan sesuai standar mutu teknis. Pengawasan langsung oleh Kepala DPU BMSDA, Arif Liyantono, S.T., memastikan kualitas dan keselamatan kerja.
Arif Liyantono menyatakan bahwa peningkatan ini bagian dari upaya berkelanjutan memperbaiki wajah infrastruktur perkotaan. “Jalan di wilayah perkotaan seperti Jl. Teratai ini memiliki peran vital bagi aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat. Karena itu, peningkatannya harus dilakukan dengan baik, rapi, dan berorientasi pada keberlanjutan,” katanya. Masyarakat sekitar menilai langkah ini meningkatkan kenyamanan, keselamatan, serta estetika tata ruang kota.
Dorong Konektivitas dan Ekonomi Pedesaan
Sementara di ruas Mojomulyo–Kalimalang, Kecamatan Puger, proyek yang dimulai pada 29 Oktober 2025 fokus pada pelebaran, pengaspalan ulang hotmix, dan perbaikan drainase. Jalan ini vital sebagai penghubung area pertanian, permukiman, dan pesisir selatan, di mana kondisi rusak sebelumnya mengganggu petani dan nelayan, terutama saat musim hujan. “Kami menargetkan pekerjaan ini selesai tepat waktu agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat. Jalan ini merupakan jalur strategis yang akan memperlancar distribusi hasil pertanian, perikanan, jalur wisata,” jelas Kepala Dinas PU BMSDA.
Warga Desa Mojomulyo, Fahrur Rozi, mengapresiasi proyek ini. “Kalau jalannya halus, hasil panen bisa cepat dikirim ke pasar. Kami sangat bersyukur pemerintah memperhatikan kebutuhan kami,” ujarnya. Peningkatan ini diharapkan mempercepat pertumbuhan ekonomi di wilayah pedesaan.
Komitmen Pemerataan Pembangunan
Seluruh proyek ini mencerminkan prioritas Bupati Jember dalam pemerataan pembangunan hingga pelosok. Dengan penyelesaian bertahap di berbagai kecamatan, infrastruktur Jember semakin mendukung mobilitas yang lebih baik, lingkungan tertata, dan visi kabupaten yang maju serta berdaya saing. Pemerintah daerah berkomitmen melanjutkan program serupa secara berkelanjutan.



