Dorong Kemandirian Ekonomi, Dinsos PPPA Jember Gelar Pelatihan Ecoprint dan Kuliner untuk Perempuan

JEMBER, 1 April 2026 – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Jember menggelar pelatihan keterampilan praktis selama dua hari, 30 hingga 31 Maret 2026, di Aula Dinsos PPPA Jember, Jalan Tawes, Kecamatan Kaliwates. Kegiatan ini ditujukan bagi perempuan dari kelompok pekerja informal dan purna Pekerja Migran Indonesia (PMI) guna meningkatkan kapasitas serta membuka peluang usaha mandiri yang dapat menambah penghasilan keluarga.
Pelatihan tersebut merupakan bagian dari program berkelanjutan Dinsos PPPA yang tidak hanya memberikan pengetahuan, melainkan juga keterampilan aplikatif yang langsung dapat dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomi produktif. Pada hari pertama, 30 Maret 2026, sebanyak 60 perempuan purna PMI mengikuti pelatihan pembuatan syal ecoprint. Keesokan harinya, 31 Maret 2026, puluhan pengemudi ojek online perempuan mengikuti pelatihan pembuatan sushi sosis dan tepache, minuman fermentasi khas Meksiko.
Pelatihan Ecoprint untuk Purna PMI
Pada sesi pertama, peserta yang berasal dari berbagai wilayah seperti Ambulu, Dukuhdempok, Glundengan, Pugerkulon, hingga Wonoasri Tempurejo diajarkan teknik pewarnaan kain menggunakan bahan alami seperti daun kenikir dan bunga terompet. Proses pembuatan dimulai dengan penataan pola daun dan bunga di atas kain, kemudian digulung dan dikukus selama kurang lebih dua jam, menghasilkan motif unik yang bernilai estetika tinggi.
Kepala Bidang Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan serta Pengarusutamaan Gender Dinsos PPPA Jember, dr. Oktavia Wahyu Krisna Murti, MM, menyatakan bahwa pelatihan ini menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi perempuan, khususnya para purna PMI. Kerja sama dengan Griya Ecoprint Ambulu dan Desa Peduli Buruh Migran (Desbumi) Jember memastikan materi yang disampaikan bersifat langsung dan aplikatif.
Salah satu peserta, Diah Ayu asal Sabrang, Ambulu, mengungkapkan pelatihan tersebut sangat menyenangkan dan bermanfaat. Menurutnya, bahan yang mudah didapat di lingkungan sekitar membuat produk ecoprint memiliki peluang pasar yang baik karena unik dan ramah lingkungan.
Pelatihan Kuliner untuk Pengemudi Ojek Online Perempuan
Hari kedua difokuskan pada keterampilan kuliner yang meliputi pembuatan sushi sosis serta tepache. Pelatihan ini dihadiri oleh perempuan pekerja sektor informal, termasuk pengemudi ojek online. Melalui kerja sama dengan komunitas Kreatif Berdaya (Kriya) Jember, peserta diajarkan cara membuat sushi dengan bahan sederhana serta proses fermentasi tepache menggunakan kulit nanas, gula aren atau gula cokelat, dan rempah seperti kayu manis.
Sekretaris Dinsos PPPA Jember, Sri Rahayu Wilujeng, S.E., M.M., dalam sambutannya menegaskan bahwa pelatihan ini difokuskan bagi perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga. Ilmu yang diperoleh diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menghasilkan nilai ekonomi dan meningkatkan pendapatan keluarga.
Lesli Novitasari, Ketua Komunitas Kartini Jember sekaligus pengemudi ojek online, menyampaikan manfaat nyata dari program serupa yang pernah diikutinya. Dari pelatihan donat tahun sebelumnya, ia tidak hanya mendapat ilmu tetapi juga bantuan alat mixer yang membantu memulai usaha kecil dengan menitipkan produk di kantin sekolah. Pelatihan sushi sosis kali ini, menurutnya, memberikan tambahan menu yang dapat memperkaya variasi jualan dan menarik lebih banyak pembeli.
Melalui rangkaian pelatihan ini, Dinsos PPPA Jember menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pemberdayaan perempuan secara berkelanjutan. Program tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri dan kemandirian ekonomi bagi peserta. Dengan demikian, perempuan di Kabupaten Jember dapat lebih aktif, produktif, dan berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga serta perekonomian daerah.



