Bunga Desaku Sumberbaru: Bupati Jember Sambangi Homecare Warga Rentan dan Dorong Peningkatan Mutu Faskes

JEMBER, 11 Agustus 2026 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif dan merata hingga ke pelosok desa. Melalui integrasi program Bupati Munggah Desa (Bunga Desaku) dengan layanan kesehatan Homecare, Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. (Gus Fawait) turun langsung menyapa masyarakat di Kecamatan Sumberbaru, Minggu (9/8/2026).

Kegiatan terpadu ini menyajikan rangkaian intervensi menyeluruh, mulai dari pemeriksaan kesehatan jemput bola ke rumah warga rentan, penyaluran bantuan sosial, pengusulan program bedah rumah, pemberdayaan kader Posyandu terkait pemanfaatan Universal Health Coverage (UHC), hingga peninjauan langsung fasilitas pelayanan di Puskesmas Rowotengah.

Layanan Homecare Jemput Bola dan Intervensi Sosial bagi Warga Rentan

Dalam aksi jemput bola di Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru, Gus Fawait bersama tim medis dari Dinas Kesehatan (Dinkes) PPKB dan UPTD Puskesmas Sumberbaru menyambangi langsung tiga warga sasaran dengan kondisi kebutuhan khusus. Ketiga warga tersebut yakni Rukati (72) penderita hipertensi, Suyanto (64) yang mengalami stroke ringan, serta Sahira Aprilia Putri (16) penyandang Down syndrome.

Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara menyeluruh di kediaman warga, mencakup pengukuran tekanan darah, kadar gula darah, asam urat, hingga kolesterol. Untuk kasus Suyanto yang memerlukan penanganan khusus, tim medis memfasilitasi layanan konsultasi jarak jauh (telemedicine) langsung bersama dokter spesialis serta memberikan obat sesuai resep. Sementara itu, Sahira yang berada di wilayah kerja Puskesmas Rowotengah mendapatkan pemeriksaan standar serta pemberian vitamin.

Gus Fawait menegaskan bahwa layanan Homecare oleh dokter keluarga secara berkala setiap bulan bukan sekadar agenda pemeriksaan medis rutin, melainkan jembatan bagi pemerintah daerah untuk memotret kondisi sosial dan ekonomi warga secara langsung.

“Homecare ini bukan hanya tentang pemeriksaan kesehatan. Dengan datang langsung ke rumah, kita bisa melihat kondisi warga secara menyeluruh. Negara harus hadir bersama rakyat. Kedua lansia dan satu remaja ini sangat membutuhkan perhatian, bantuan, serta pelayanan medis yang layak,” ujar Gus Fawait.

Melihat kondisi tempat tinggal warga yang dikunjungi masih berdinding bambu dan berlantai tanah, Pemkab Jember berkomitmen mengusulkan perbaikan tempat tinggal tersebut melalui program bedah rumah. Selain itu, dukungan kebutuhan pokok juga diserahkan melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Jember berupa paket sembako, mi instan, dan kasur. Kepala Dinsos PPPA Jember, Akhmad Helmi Luqman, menyampaikan bahwa bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan pemenuhan kebutuhan dasar harian bagi keluarga sasaran.

Perkuat Edukasi UHC dan Kapasitas Kader Posyandu di Balai Desa Sumberagung

Rangkaian program Bunga Desaku di Sumberbaru juga diisi dengan penguatan literasi jaminan kesehatan bagi para kader Posyandu yang diselenggarakan di Balai Desa Sumberagung. Forum ini difokuskan pada sosialisasi pemanfaatan kepesertaan UHC serta mekanisme layanan Homecare.

Kepala Dinkes PPKB Kabupaten Jember, Muhammad Zamroni, S.H., M.Si., menilai kader Posyandu memegang peranan strategis dalam ekosistem layanan kesehatan primer di tingkat akar rumput. Pendekatan persuasif kader dinilai efektif meningkatkan kesadaran masyarakat desa dalam mengakses fasilitas kesehatan formal.

Selain penyamaan persepsi mengenai UHC, pertemuan ini menjadi ruang serap aspirasi dan dialog langsung seputar isu kesehatan daerah, seperti penanganan tengkes (stunting), kesehatan ibu dan anak, hingga pendataan lansia. Lia, salah satu kader Posyandu, mengungkapkan bahwa pemahaman komprehensif mengenai UHC dan Homecare menjadi bekal krusial bagi kader untuk mengarahkan warga yang sakit agar lekas mendapatkan penanganan medis.

Dorong Standar Pelayanan Prima di Puskesmas Rowotengah

Pada agenda yang sama, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Jember, Ning Ghyta, melakukan peninjauan fasilitas dan alur pelayanan di Puskesmas Rowotengah, Kecamatan Sumberbaru. Kunjungan tersebut turut diisi dengan sesi dialog bersama para tenaga kesehatan setempat.

Ning Ghyta menekankan bahwa ketersediaan sarana prasarana yang memadai harus diimbangi dengan pelayanan yang ramah, responsif, dan memberikan kenyamanan bagi pasien. “Kita harus membuat pasien nyaman dengan pelayanan yang ada di puskesmas. Fasilitas dan pelayanan yang diterima pasien menggambarkan bagaimana kualitas layanan pemerintah maupun program pemerintah daerah dapat berjalan sesuai dengan tujuannya, yaitu agar masyarakat dapat menikmati layanan yang maksimal di puskesmas,” tutur Ning Ghyta.

Related Articles

Back to top button