BPBD Kabupaten Jember Perkuat Kapasitas SAR melalui Partisipasi Aktif di Jambore Potensi SAR Nasional 2026

Jember, 23 Februari 2023 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember turut serta secara aktif dalam Jambore Potensi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (SAR) Tahun 2026 yang berlangsung dari 12 hingga 17 Februari 2026 di Green Belt PIK 2, Banten. Kegiatan nasional yang diinisiasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) ini menjadi wadah strategis bagi unsur pemerintah daerah, relawan, instansi vertikal, serta komunitas SAR se-Indonesia untuk meningkatkan kapasitas, koordinasi, dan sinergi dalam penanganan pencarian serta pertolongan. Keikutsertaan BPBD Jember mencerminkan komitmen daerah dalam membangun sumber daya manusia yang lebih profesional dan siap mendukung operasi SAR tingkat nasional maupun lokal.
Kegiatan jambore dilaksanakan berdasarkan Surat Permohonan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi Nomor B/21/BNP.02.01/I/SARBWI-2026 tanggal 29 Januari 2026 serta Surat Tugas Nomor 800/0348/35.09.416/2026 yang menugaskan personel untuk mengikuti seluruh rangkaian acara. Tim yang diberangkatkan terdiri dari 12 personel lintas instansi, termasuk unsur Basarnas, BPBD, Tagana, Damkar, dan relawan SAR dari berbagai daerah. Dari BPBD Kabupaten Jember, Didi Teguh Dwi Santoso bergabung bersama personel dari Basarnas Banyuwangi, BPBD Banyuwangi, Tagana Situbondo, Damkar Banyuwangi, serta komunitas SAR Bondowoso, Jember, Lumajang, dan Probolinggo.
Rangkaian Kegiatan Pembukaan dan Pembekalan Teknis
Pada Sabtu, 14 Februari 2026, jambore dibuka secara resmi melalui Upacara Pembukaan Jambore Potensi SAR se-Indonesia yang dipimpin Kepala Basarnas. Personel BPBD Kabupaten Jember mendapatkan kepercayaan sebagai Komandan Kompi 1, yang membawahi pleton dari Kantor Basarnas Banyuwangi, Basarnas Surabaya, dan Basarnas Cirebon. Selain seremonial, peserta mengikuti berbagai workshop peningkatan kapasitas, meliputi pelatihan K9 (Search and Rescue Dog), Workshop Safety K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), serta pelatihan Basic Life Support (BLS) dari Kementerian Kesehatan. Kegiatan ini memberikan pembekalan teknis penting untuk mendukung operasi SAR di lapangan. Selain itu, peserta juga melaksanakan kegiatan ramah tamah, silaturahmi, serta pertukaran pengalaman antar potensi SAR dari berbagai provinsi, yang memperkuat jejaring kerja lintas daerah dan lintas instansi.
Kegiatan Kompetitif dan Edukatif pada Puncak Acara
Pada Minggu, 15 Februari 2026, tim gabungan mengikuti rangkaian kegiatan kompetitif sekaligus edukatif. Lomba Fun Run 5K berhasil diselesaikan dengan waktu 28 menit, menguji ketahanan fisik personel. Selanjutnya, lomba Water Rescue diraih dengan capaian waktu 2 menit 5 detik, sebagai simulasi kecepatan dan ketepatan penyelamatan di perairan. Peserta juga mengikuti sesi sharing operasi SAR yang dipimpin Direktur Bina Potensi Basarnas bersama Kasumda, membahas pengalaman serta strategi penanganan operasi SAR di lapangan. Penyerahan hadiah lomba Water Rescue dilakukan kepada pemenang, dengan juara pertama diraih Potensi SAR Water Rescue Bandung, juara kedua Potensi SAR Kantor Basarnas Jakarta, dan juara ketiga Potensi SAR Kantor Basarnas Bandung.
Penutupan dan Dampak Positif bagi Personel
Rangkaian akhir jambore berlangsung pada Senin hingga Selasa, 16–17 Februari 2026, diawali acara penutupan yang dipimpin Direktur Bina Potensi Basarnas sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh peserta. Setelah penutupan, tim melaksanakan pembongkaran tenda, pengepakan perlengkapan, serta perjalanan pulang darat dari Banten menuju Surabaya, dilanjutkan ke Kantor Basarnas Banyuwangi. Seluruh personel tiba dengan selamat, lengkap, dan dalam kondisi sehat.
Seluruh kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar tanpa kendala berarti, serta mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Melalui Jambore Potensi SAR Nasional 2026, BPBD Kabupaten Jember berhasil memperoleh peningkatan kompetensi teknis, mental, serta koordinasi lapangan. Sinergi yang terbangun diharapkan dapat mempercepat dan meningkatkan kualitas pelayanan pencarian dan pertolongan kepada masyarakat. Keikutsertaan aktif ini menegaskan peran BPBD Kabupaten Jember dalam sistem penanggulangan bencana nasional, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan daerah menghadapi berbagai potensi kedaruratan dan bencana di masa mendatang.



