BKPSDM Jember Libatkan Seluruh ASN dalam Ground Check Verifikasi Data Kemiskinan untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

JEMBER, 13 April 2026 – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Jember menggelar sosialisasi Penguatan Peran ASN dalam Ground Check Verifikasi Data Kemiskinan dan Warga Rentan pada Senin, 13 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Wahyawibawagraha ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Jember untuk memastikan akurasi data kemiskinan, khususnya Desil 1, guna mendukung target pengentasan kemiskinan ekstrem nasional pada tahun 2029.
Sosialisasi tersebut diikuti secara luring oleh seluruh Kepala Perangkat Daerah, camat, dan lurah, serta diikuti secara daring oleh ASN Kabupaten Jember melalui Zoom Meeting dan siaran langsung YouTube Pemkab Jember serta BKPSDM Jember. Kegiatan ini didasarkan pada Surat Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Jember Nomor 800.1.12/1070/35.09.414/2026 tertanggal 12 April 2026.
Dalam arahannya, Plt. Kepala BKPSDM Kabupaten Jember, Deni Irawan, S.Sos., menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor. “Melalui BKPSDM, Pemerintah Kabupaten Jember mengajak seluruh ASN untuk terjun langsung menjadi bagian dari verifikasi data. Kita ingin memastikan data kemiskinan di Jember melalui ground check bisa lebih akurat,” ujar Deni Irawan. Ia menambahkan bahwa program Ground Check akan diintegrasikan ke dalam sistem rutinitas pegawai, dengan setiap ASN diminta bekerja sama memverifikasi data kemiskinan di wilayah masing-masing.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi ASN BKPSDM Jember, Adhy Widyanto, S.Sos., dalam apel pagi menekankan sinergi tim. “Kami meminta bantuan dan dukungan penuh dari seluruh tim, baik secara fisik maupun non-fisik. Koordinasi yang kuat sangat dibutuhkan demi mensukseskan kegiatan verifikasi data warga rentan ini,” katanya. Dukungan fisik mencakup kesiapan teknis dan operasional di lapangan, sedangkan dukungan non-fisik meliputi pemikiran, integritas, dan dedikasi.
Bupati Jember Tekankan Satu Data Kemiskinan
Bupati Fawait, menjelaskan bahwa pelibatan ASN bertujuan mewujudkan Satu Data Kemiskinan yang valid. “Kehadiran ASN sebagai verifikator di lapangan diharapkan mampu memotret kondisi nyata warga rentan. Jika datanya valid, maka kebijakan yang diberikan Pemkab Jember pun akan jauh lebih efektif dan langsung menyentuh akar persoalan,” ungkapnya. Dengan database yang solid dan mutakhir, program bantuan sosial serta pemberdayaan diharapkan tepat sasaran dan mampu menekan angka kemiskinan ekstrem sesuai target pemerintah pusat tahun 2029.
Tindak Lanjut Langsung di Tingkat Kelurahan
Pasca-sosialisasi, ASN di tingkat kelurahan langsung menindaklanjuti arahan tersebut. Lurah Tegalgede, Kecamatan Sumbersari, Shierley Aisyah, ST, MM, menyatakan komitmen penuh. “Kami di Kelurahan Tegalgede berkomitmen penuh mendukung program ini. Segera setelah mengikuti sosialisasi, saya arahkan seluruh staf untuk login di website Verval dan melaksanakan verifikasi data dengan teliti,” ujarnya.
Senada dengan itu, Lurah Wirolegi, Athur Robby Tantra, S.STP, M.M., menyampaikan kesiapan timnya. “Alhamdulillah hari ini kami sudah mengikuti kegiatan sosialisasi verifikasi masyarakat miskin dan rentan yang diperuntukkan bagi seluruh ASN. Seluruh pegawai Kelurahan Wirolegi siap melaksanakan tugas ini,” katanya. Ia menjelaskan bahwa secara teknis setiap ASN akan memverifikasi lima warga kategori miskin dan rentan, sehingga proses pendataan lebih fokus dan hasilnya lebih akurat.
Camat Sumbersari, Deni Hadiatullah, S.IP, MM, juga menegaskan dukungan penuh. “Kami di Kecamatan Sumbersari sepenuhnya mendukung program verifikasi data kemiskinan ini. Di Sumbersari, kami akan kawal pelaksanaan verval agar data kemiskinan dan warga rentan benar-benar akurat, sehingga program pemberdayaan dan perlindungan sosial dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” tegasnya.
Kolaborasi ASN Memaksimalkan Akurasi Data dan Efektivitas Program
Dengan melibatkan seluruh ASN sebagai bagian dari tugas kedinasan, Pemerintah Kabupaten Jember melalui BKPSDM berharap data kemiskinan menjadi semakin akurat, terhindar dari duplikasi, serta mampu menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan melalui program bantuan dan pemberdayaan. Upaya ini selaras dengan visi Bupati Jember untuk mewujudkan “Jember Baru yang Lebih Sejahtera dan Maju” melalui perlindungan dan pemberdayaan masyarakat rentan serta berpenghasilan rendah.
Melalui kerja sama yang kuat dan rasa tanggung jawab yang tinggi dari seluruh pihak, proses verifikasi data diharapkan tidak hanya menghasilkan catatan administratif yang valid, tetapi juga menjadi landasan bagi penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran, berkeadilan, serta berkelanjutan dalam mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Jember.



