Standarisasi Harga Kuliner Seafood di Pantai Watu Ulo dan Papuma: Langkah Pemkab Jember Tingkatkan Daya Tarik Wisata dan Dukung UMKM Lokal

JEMBER, 18 Maret 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat sektor pariwisata pesisir selatan melalui integrasi antara destinasi alam dan kuliner unggulan. Melalui peluncuran paket menu seafood terstandarisasi di Pantai Watu Ulo, sebanyak 20 warung UMKM kini menyajikan hidangan laut segar dengan harga tetap yang terjangkau, yaitu Rp40.000 per orang untuk paket personal dan Rp180.000 untuk paket grup empat orang. Langkah ini tidak hanya memberikan kenyamanan bagi wisatawan menjelang libur Lebaran, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk mendongkrak ekonomi masyarakat lokal.

Bupati Jember Muhammad Fawait yang akrab disapa Gus Fawait turut hadir langsung dalam kegiatan peluncuran menu tersebut. Beliau menyempatkan mencicipi berbagai olahan seafood seperti ikan bakar, cumi-cumi, udang, lengkap dengan sambal dan minuman. Gus Fawait menegaskan bahwa keberadaan UMKM kuliner memiliki peran strategis dalam meningkatkan daya tarik destinasi sekaligus memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar.

“Tidak usah khawatir berlibur saat Lebaran di Pantai Watu Ulo, khususnya soal harga makanan. Saat ini sudah ada sekitar 20 warung dari pelaku UMKM yang secara terbuka memasang daftar menu seafood dengan harga terjangkau, yakni Rp40 ribu untuk paket personal dan Rp180 ribu untuk paket grup berisi empat orang. Dengan harga tersebut, pengunjung sudah bisa menikmati ikan berukuran besar, lengkap dengan cumi, udang, sambal, hingga minuman,” ujar Bupati Jember.

Harga Terstandarisasi Cegah Ketidakpastian, Tim Wadul Guse Siap Terima Laporan

Kebijakan standarisasi harga kuliner ini merupakan respons langsung terhadap keluhan masyarakat mengenai fenomena “ngepruk” atau harga yang tidak standar di kawasan wisata Pantai Papuma dan Watu Ulo. Gus Fawait memastikan bahwa seluruh warung makan di kedua pantai tersebut kini wajib menampilkan daftar harga secara terbuka di bagian depan gerai. Langkah ini bertujuan menjaga citra pariwisata Jember agar tetap ramah di kantong wisatawan lokal maupun mancanegara.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Jember, Bobby Arie Sandy, S.STP., MM, menjelaskan bahwa paket kuliner ini dihadirkan untuk memberikan kenyamanan bagi wisatawan. “Dengan adanya paket kuliner ini, wisatawan tidak perlu khawatir soal harga makanan saat berkunjung ke Pantai Watu Ulo. Paket seafood yang disediakan sudah jelas harganya, sehingga pengunjung dapat menikmati hidangan laut dengan nyaman sambil menikmati keindahan pantai,” tuturnya.

Pemerintah Kabupaten Jember juga menyiapkan sistem pengawasan ketat. Tim “Wadul Guse” akan aktif 24 jam selama masa libur Lebaran untuk menindaklanjuti laporan masyarakat yang menyertakan identitas jelas dan lokasi kejadian spesifik jika ditemukan oknum pedagang yang tidak mengikuti standar harga.

Lonjakan Pengunjung Lima Kali Lipat Pasca Integrasi Tiket Jadi Peluang Emas bagi UMKM

Keberhasilan integrasi tiket masuk antara Pantai Watu Ulo dan Pantai Papuma dengan harga satu tiket Rp12.500 telah membawa dampak nyata. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pengunjung kedua pantai tersebut mengalami lonjakan hingga lima kali lipat dan masuk dalam daftar 10 wisata terfavorit di Jawa Timur.

Bobby Arie Sandy menyatakan bahwa peningkatan kunjungan ini menjadi peluang besar bagi pelaku UMKM. “Dengan meningkatnya jumlah wisatawan hingga lima kali lipat setelah penggabungan tiket ini, tentu menjadi peluang besar bagi masyarakat. Terutama bagi pelaku UMKM yang dapat memanfaatkan tingginya arus kunjungan untuk mengembangkan usaha, khususnya kuliner khas pesisir,” katanya.

Kawasan Pantai Watu Ulo kini semakin dikenal sebagai sentra kuliner seafood segar dengan harga terjangkau. Paket menu yang mencakup ikan bakar, udang, cumi-cumi, nasi, sambal, dan minuman es teh atau es jeruk menjadi daya tarik tambahan selain panorama alam pantai berpasir luas dan deburan ombak Samudra Hindia.

Sinergi Pemerintah, UMKM, dan Masyarakat Ciptakan Ekosistem Pariwisata Berkelanjutan

Peluncuran menu seafood UMKM dan standarisasi harga ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Pemkab Jember untuk membenahi sektor pariwisata dari hulu ke hilir. Bupati Jember optimis bahwa inovasi ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan, membuka lapangan kerja baru, serta memperkuat daya saing destinasi wisata Jember.

Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya, dan Pariwisata terus mendorong peningkatan kualitas layanan, penataan kawasan, serta penguatan kapasitas pelaku UMKM. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat, Pantai Watu Ulo dan Papuma diharapkan tidak hanya menjadi destinasi alam yang indah, tetapi juga pusat kuliner seafood yang ramah, transparan, dan mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir Jember.

Related Articles

Back to top button