Safari Ramadan “Sapa Gus’e” Bupati Jember di Ledokombo: Serap Aspirasi Masyarakat, Perkuat Silaturahmi, dan Sosialisasikan Program Unggulan

JEMBER, 18 Maret 2026 – Bupati Jember Muhammad Fawait, yang akrab disapa Gus Fawait, melanjutkan rangkaian Safari Ramadan melalui program “Sapa Gus’e” dan “Bupati Sapa Ramadan” di Kecamatan Ledokombo. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 17 Maret 2026, di Desa Sumber Lesung, Desa Sukogidri, Desa Suren, dan Desa Ledokombo tersebut menjadi wadah strategis pemerintah daerah untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, menyerap aspirasi secara langsung, memperkuat silaturahmi keagamaan, mensosialisasikan program prioritas, serta meningkatkan pelayanan kesehatan dan kesejahteraan sosial.

Kegiatan yang diinisiasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jember ini melibatkan ratusan hingga ribuan warga, termasuk tokoh masyarakat, kader Posyandu, guru ngaji, anggota Muslimat, perangkat desa, serta unsur Muspika setempat. Acara digelar di balai desa dan kantor desa dengan suasana hangat, penuh keakraban, serta nuansa religius yang kental.

Dialog Langsung dan Penyerapan Aspirasi Masyarakat

Dalam kunjungan ke Desa Sumber Lesung, Bupati Jember aktif berdialog dengan kader Posyandu dan tokoh masyarakat se-Kecamatan Ledokombo. Ia memaparkan program prioritas pemerintah daerah sekaligus membuka ruang diskusi mengenai pelayanan publik. Gus Fawait menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mengawasi kualitas layanan pemerintah melalui kanal pengaduan “Wadul Gus’e”.

“Semakin banyak aduan, itu menunjukkan masyarakat peduli dan ikut mengawasi. Ini membantu kami untuk terus memperbaiki pelayanan publik,” ungkapnya. Menurut Bupati, meningkatnya partisipasi masyarakat menjadi indikator positif kinerja pemerintah daerah. Kepala Bakesbangpol Kabupaten Jember Lingga Diputra menambahkan bahwa program “Sapa Gus’e” merupakan sarana bagi Bupati untuk turun langsung, berdialog, dan memahami kebutuhan riil masyarakat.

Penguatan Silaturahmi melalui Sholawat Kampung

Di Kantor Desa Sukogidri, kegiatan “Bupati Sapa Ramadan” bertajuk “Sholawat Kampung” dihadiri ratusan guru ngaji, ibu-ibu Muslimat, tokoh masyarakat, dan warga sekitar. Acara dipenuhi lantunan sholawat yang dipimpin kelompok hadrah setempat, diikuti tausiah singkat dan doa bersama.

Bupati Jember menyampaikan rasa syukur karena dapat bersilaturahmi langsung dengan para guru ngaji yang memiliki peran besar dalam membina generasi muda melalui pendidikan agama. “Melalui Bupati Sapa Ramadan ini, kami ingin terus menjalin kedekatan dengan masyarakat. Guru ngaji dan ibu-ibu Muslimat adalah pilar penting dalam menjaga akhlak serta pendidikan agama di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” ujarnya. Kegiatan ini diharapkan mempererat ukhuwah Islamiah sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Sosialisasi Program Unggulan Pemkab Jember

Di Balai Desa Sukogidri, anggota Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D) Kabupaten Jember Nyoman Aribowo memaparkan potensi unggulan daerah, mulai dari destinasi wisata Pantai Papuma dan Watu Ulo, produk cerutu serta edamame yang mendunia, hingga perkembangan pusat perbelanjaan modern seperti Transmart, Lippo Plaza, dan Roxy.

Bupati Jember kemudian menyampaikan program prioritas pemerintah, antara lain layanan kesehatan gratis melalui Universal Health Coverage (UHC) Prioritas yang dapat diakses di seluruh rumah sakit di Indonesia, kemudahan pengurusan KTP di tingkat kecamatan, serta Beasiswa Cinta Bergema untuk mendukung pendidikan generasi muda ke perguruan tinggi. “Potensi tersebut perlu terus dikembangkan secara berkelanjutan agar mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat,” tegas Nyoman Aribowo.

Peningkatan Akses dan Pelayanan Kesehatan

Safari Ramadan “Gus’e Menyapa” di Balai Desa Suren difokuskan pada penguatan koordinasi lintas sektor pelayanan kesehatan. Sekitar 350 kader Posyandu dan 650 perwakilan RT/RW hadir dalam kegiatan tersebut. Pemerintah daerah menegaskan komitmen menjamin pelayanan kesehatan yang merata, terjangkau, dan berkualitas, serta mengharapkan peran aktif kader dalam edukasi kesehatan, deteksi dini, dan rujukan kasus. Kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi masyarakat sebagai bahan evaluasi kebijakan kesehatan di tingkat desa.

Bantuan untuk 100 Anak Yatim Piatu

Di Desa Ledokombo, Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) menyalurkan bantuan sandang dan sembako kepada 100 anak yatim piatu. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Jember Akhmad Helmi Luqman, S.Sos, dalam rangkaian Guse Sapa Ramadan.

Helmi mengajak anak-anak untuk tetap semangat belajar dan mengaji. “Anak-anak harus tetap semangat belajar dan tidak mudah menyerah. Kalian adalah generasi penerus yang akan membawa perubahan,” ujarnya. Bantuan berupa pakaian gamis untuk anak perempuan dan baju takwa untuk anak laki-laki diharapkan meringankan beban keluarga sekaligus menumbuhkan semangat hidup.

Efisiensi Anggaran dan Inovasi Komunikasi Publik

Dalam berbagai kesempatan, Bupati Jember menyoroti langkah efisiensi anggaran di tengah dinamika ekonomi global, termasuk penggunaan kendaraan dinas bersama oleh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pemerintah daerah juga memanfaatkan platform digital seperti TikTok dan Instagram melalui siaran langsung yang melibatkan kepala OPD, sehingga masyarakat—khususnya generasi muda—dapat berinteraksi secara real-time dan menyampaikan aspirasi.

Program Safari Ramadan “Sapa Gus’e” di Kecamatan Ledokombo diharapkan memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, meningkatkan transparansi, serta menghadirkan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan riil warga. Dengan semangat kebersamaan di bulan suci Ramadan, Pemkab Jember optimistis dapat terus membangun daerah yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera.

Related Articles

Back to top button