Jember Wujudkan Kesehatan Gratis Melalui UHC: Dari Sosialisasi Bupati hingga Dukungan Fasilitas Kesehatan

Jember, 13 November 2025 – Program Universal Health Coverage (UHC) menjadi pilar utama komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam menyediakan layanan kesehatan gratis bagi seluruh warga tanpa terkecuali. Melalui sinergi antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, rumah sakit rujukan, dan dinas terkait, program ini memastikan masyarakat, terutama kelompok rentan, dapat mengakses pelayanan medis di puskesmas, klinik, hingga rumah sakit daerah hanya dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai bukti domisili.
Sosialisasi Langsung oleh Bupati untuk Jangkau Masyarakat Bawah
Pada Minggu, 10 November 2025, Bupati Jember, Gus Fawait, menggelar kegiatan “Gus E Menyapa” di Pendopo Ngampelrejo, Kecamatan Jombang. Acara ini dihadiri puluhan kader Posyandu dari berbagai desa, yang menjadi fokus sosialisasi UHC. Bupati menekankan bahwa layanan kesehatan gratis mencakup ibu hamil, pasien rawat jalan, dan kasus darurat. “Mulai sekarang, tidak ada alasan takut ke rumah sakit karena biaya. Semua warga Jember berhak mendapatkan layanan kesehatan gratis,” tegas Gus Fawait. Kegiatan ini juga melibatkan Kepala Dinas DP3AKB Kabupaten Jember, sebagai bentuk penghargaan atas peran kader dalam menyampaikan informasi hingga tingkat desa.
Dukungan Fasilitas Kesehatan Rujukan dalam Pelaksanaan UHC
Rumah Sakit Daerah (RSD) Balung dan RSD dr. Soebandi memainkan peran kunci sebagai bagian dari fasilitas rujukan. Di RSD Balung, Penanggung Jawab BPJS, Linggar, menyatakan bahwa UHC menghilangkan kekhawatiran biaya pengobatan. “Dengan adanya UHC, masyarakat Jember tidak perlu bingung lagi ketika sakit. Semua bisa berobat tanpa memikirkan biaya,” ujarnya. Pelayanan diberikan secara setara antara peserta UHC dan pasien umum, dengan proses administrasi yang sederhana hanya melalui KTP.
Sementara itu, pada Selasa, 4 November 2025, RSD dr. Soebandi menerima kunjungan kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Bondowoso. Dipimpin Ketua Komisi IV, H.M. Supriadi, S.E., rombongan 14 orang berdiskusi tentang manajemen rumah sakit, inovasi digital, dan keberhasilan UHC di Jember. Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSD dr. Soebandi, Deni Irawan, S.Sos., menjelaskan bahwa program ini hasil kolaborasi dengan BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan, Dispenduk, dan Dinas Sosial. “Pelaksanaan program UHC yang dicanangkan oleh Bupati Jember menjadi salah satu bukti komitmen bersama untuk memastikan seluruh masyarakat Jember dapat mengakses layanan kesehatan tanpa hambatan biaya,” katanya. Kunjungan ini bertujuan mempelajari praktik terbaik untuk diterapkan di Bondowoso, memperkuat sinergi antar daerah di wilayah tapal kuda.
Dampak dan Komitmen Keberlanjutan Program
UHC tidak hanya meringankan beban masyarakat kurang mampu, tetapi juga mencerminkan semangat gotong royong dalam mewujudkan kesejahteraan kesehatan. Program ini mencegah penundaan pengobatan akibat biaya, dengan harapan menciptakan masyarakat sehat dan bermartabat. RSD Balung dan RSD dr. Soebandi berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan melalui sinergi berkelanjutan dengan BPJS Kesehatan.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Jember akan terus memperluas sosialisasi dan kolaborasi antar institusi, untuk memastikan UHC berjalan efektif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat Jember.



