Dorong Wirausaha Mandiri: Diskopum dan Disnaker Jember Gelar Pelatihan Keterampilan UMKM bagi Ojek Online, Perempuan, dan Pemuda

Jember, 8 November 2025 – Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui program pelatihan kewirausahaan yang menargetkan berbagai kelompok, termasuk keluarga pengemudi ojek online, perempuan, dan generasi muda. Inisiatif ini difokuskan pada peningkatan keterampilan praktis untuk menciptakan usaha mandiri, sehingga mendukung kemandirian ekonomi keluarga dan komunitas di tengah perkembangan sektor UMKM serta industri kreatif.
Pelatihan Pembuatan Roti dan Kemasan untuk Keluarga Ojek Online
Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum) Kabupaten Jember menyelenggarakan dua pelatihan sekaligus pada akhir Oktober 2025, yaitu Pelatihan Pembuatan Roti Manis dan Pelatihan Kemasan, khusus bagi istri pengemudi ojek online beserta keluarganya. Kegiatan ini bertujuan memotivasi peserta untuk memulai usaha sendiri dan menambah penghasilan keluarga.
Pelatihan Pembuatan Roti Manis berlangsung selama dua hari, pada 28-29 Oktober 2025, di Gedung JTP Politeknik Negeri Jember. Peserta dibimbing teknik dasar pengolahan adonan, pemilihan bahan, serta produksi roti empuk dengan nilai jual tinggi. Sementara Pelatihan Kemasan dilaksanakan pada 28 Oktober 2025 di Gedung JTI Politeknik Negeri Jember, dengan fokus pada strategi pengemasan yang menarik, higienis, fungsional, dan sesuai standar pemasaran modern untuk penjualan langsung maupun daring.
Kedua kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB, dengan peserta wajib membawa fotokopi KTP atau KK. Melalui program ini, Diskopum berharap menumbuhkan wirausaha inovatif dan meningkatkan daya saing produk lokal, sekaligus memperkuat ekonomi berbasis keluarga.
Pelatihan Tata Rias Make Up Artist untuk Perempuan dan Pelaku UMKM
Pada 3 November 2025, Diskopum kembali menggelar Pelatihan Tata Rias Make Up Artist (MUA) di Aula PB Sudirman. Kegiatan ini diikuti pelaku UMKM, ibu rumah tangga, serta masyarakat berbakat di bidang kecantikan dari berbagai wilayah Jember.
Peserta memperoleh materi teori dan praktik langsung dari narasumber profesional, mencakup perawatan kulit wajah, pemilihan kosmetik sesuai jenis kulit, serta teknik make up untuk kegiatan sehari-hari hingga acara spesial. Selain itu, pelatihan menyertakan wawasan strategi bisnis, seperti pembuatan portofolio online dan pemanfaatan media sosial untuk promosi.
Suasana pelatihan berlangsung antusias, dengan peserta aktif berinteraksi dan berbagi pengalaman. Inisiatif ini diharapkan mendorong kemandirian ekonomi perempuan melalui sektor industri kreatif dan kecantikan, serta mendukung pelaku usaha dalam menghadapi tren dinamis.
Pelatihan Barista Kopi untuk Generasi Muda
Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember membuka Pelatihan Barista Kopi pada 3 November 2025 di Politeknik Negeri Jember. Program ini menargetkan lulusan muda dan pencari kerja, untuk meningkatkan kompetensi di bidang kuliner dan industri kopi yang berkembang pesat.
Dalam sambutan pembukaan, Kepala Dinas Tenaga Kerja menyatakan, “Kabupaten Jember memiliki potensi besar dalam industri kopi, baik dari sisi produksi maupun pemasaran. Melalui pelatihan ini, kami ingin membekali generasi muda dengan keahlian barista agar mereka siap bersaing, bahkan membuka lapangan kerja baru di sektor kuliner dan pariwisata.”
Pelatihan mencakup pengenalan jenis kopi nusantara, teknik penyeduhan manual brewing dan espresso, standar pelayanan pelanggan, serta manajemen bisnis kafe. Peserta menjalani simulasi praktik di bawah bimbingan mentor dari Politeknik Negeri Jember dan pelaku industri lokal, dengan sertifikat kompetensi di akhir kegiatan.
Sinergi Pemerintah untuk Ekosistem UMKM Tangguh
Ketiga pelatihan ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam membangun ekosistem UMKM yang mandiri dan berkelanjutan melalui sinergi dengan lembaga pendidikan seperti Politeknik Negeri Jember. Dengan bekal keterampilan praktis dan bisnis, peserta diharapkan tidak hanya menciptakan usaha baru, tetapi juga menekan pengangguran serta mengangkat potensi lokal. Langkah ini menjadi fondasi bagi masyarakat Jember yang lebih berdaya saing dan sejahtera di masa depan.



