Wujudkan Keluarga Sejahtera: DP3AKB Jember Perkuat Layanan KB dan Konseling Calon Pengantin

Jember, 22 Agustus 2025 – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Jember terus memperkuat upaya pembangunan keluarga berkualitas melalui dua inisiatif utama, yaitu peningkatan kapasitas layanan Keluarga Berencana (KB) dan penyediaan konseling bagi calon pengantin (catin). Kegiatan ini sejalan dengan program Bangga Kencana yang bertujuan membentuk keluarga sejahtera, berketahanan, serta mendukung percepatan penurunan stunting di Indonesia.

Pembinaan Fasyankes dan Penyuluh KB: Digitalisasi dan Ketersediaan Alkon

Pada 19–20 Agustus 2025, DP3AKB Jember melalui Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KBKS) menyelenggarakan Pembinaan Fasilitas Pelayanan Keluarga Berencana (Fasyankes KB) di UPT Balai Diklat KKB dan Bakorwil V Kabupaten Jember. Kegiatan ini melibatkan Fasyankes dan Penyuluh KB sebagai ujung tombak pelayanan di masyarakat. Dalam sambutannya, Kepala DP3AKB menegaskan pentingnya sinergi untuk meningkatkan kualitas layanan KB, terutama dalam menghadapi tantangan transformasi digital dan target penurunan stunting.

Pembinaan yang dipandu oleh dr. Sofyan Rizalanda, M.Kes, dan tim dari Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Timur memfokuskan pada dua aspek utama: ketersediaan alat kontrasepsi (alkon) dan implementasi sistem digital SIRIKA–SIGA (Sistem Informasi Rencana Kebutuhan Alkon–Sistem Informasi Keluarga). Ketersediaan alkon menjadi krusial untuk menjamin kesinambungan layanan KB, sementara SIRIKA–SIGA memungkinkan pengelolaan data keluarga secara akurat dan terintegrasi. Sistem ini mempermudah identifikasi keluarga berisiko stunting melalui data by name by address, sehingga pendampingan oleh Tim Pendamping Keluarga (TPK) dapat lebih tepat sasaran.

Tujuan pembinaan ini adalah meningkatkan kapasitas Fasyankes dan Penyuluh KB dalam memanfaatkan teknologi digital, menyediakan data keluarga yang lengkap, serta mendukung kebijakan berbasis data untuk pembangunan keluarga. Kegiatan ini juga menjadi wadah koordinasi dan berbagi praktik baik antar-Fasyankes, memperkuat jejaring kerja dengan DP3AKB dan pihak terkait.

Konseling Diska Catin: Menekan Pernikahan Dini dan Kehamilan Pranikah

Sebagai bagian dari upaya preventif, DP3AKB Jember menggelar Layanan Konseling Diska Catin pada 21 Agustus 2025 di kantor DP3AKB. Kegiatan ini diikuti oleh 11 pasangan calon pengantin, mayoritas berusia remaja (17–19 tahun), dengan enam peserta perempuan berusia 18–19 tahun dan lima lainnya berusia 17–18 tahun. Dari hasil skrining, dua catin perempuan diketahui sedang hamil, satu di antaranya telah menikah secara siri.

Konseling yang dilakukan oleh tim Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) Sekarkijang berfokus pada pembekalan mental dan emosional, termasuk edukasi tentang komunikasi dalam pernikahan, perencanaan keluarga, serta hak dan kewajiban suami istri. Program ini bertujuan menekan angka pernikahan usia dini dan kehamilan pranikah, sekaligus mempersiapkan pasangan muda untuk membina rumah tangga yang sehat dan berkualitas.

Komitmen DP3AKB untuk Keluarga Berkualitas

Kedua kegiatan ini mencerminkan komitmen DP3AKB Jember dalam mewujudkan keluarga Indonesia yang berketahanan dan sejahtera. Pembinaan Fasyankes dan Penyuluh KB menunjukkan upaya memperkuat layanan KB melalui digitalisasi dan ketersediaan alkon, sementara konseling Diska Catin menargetkan pencegahan pernikahan dini dan peningkatan kesiapan pasangan muda. Keduanya saling melengkapi untuk mendukung visi Bangga Kencana dan agenda nasional penurunan stunting.

Ke depan, DP3AKB Jember akan terus memperluas jangkauan layanan konseling, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta memastikan pemutakhiran data untuk mendukung pengambilan kebijakan yang akurat. Dengan sinergi antarpihak dan pemanfaatan teknologi, Jember diharapkan menjadi model pembangunan keluarga yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Upaya DP3AKB Jember melalui pembinaan Fasyankes dan konseling Diska Catin menegaskan pentingnya pendekatan holistik dalam pembangunan keluarga. Dengan fokus pada digitalisasi, ketersediaan layanan KB, dan edukasi bagi calon pengantin, Jember bergerak menuju terciptanya keluarga yang sehat, sejahtera, dan bebas dari risiko stunting.

Related Articles

Back to top button