Membangun Iklim Investasi Kondusif di Jember Melalui Sinergi Antara HRD Perusahaan dan Serikat Pekerja

Jember, 13 Juni 2025 – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Jember kembali menunjukkan komitmennya untuk menciptakan iklim investasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dengan menggelar kegiatan kolaboratif yang melibatkan Human Resource Development (HRD) dari berbagai perusahaan besar serta pimpinan Serikat Pekerja dan Serikat Buruh (SP/SB).
Pada Kamis, 12 Juni 2025, Disnaker Kabupaten Jember memfasilitasi forum bertajuk “Pembinaan dan Peningkatan Kapasitas HRD Perusahaan dan Serikat Pekerja/Serikat Buruh” yang berlangsung sepanjang hari. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember yang menekankan pentingnya menjaga stabilitas hubungan industrial demi mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Kepala Disnaker menegaskan bahwa menjaga hubungan yang harmonis antara perusahaan dan pekerja merupakan langkah strategis menciptakan win-win solution yang tidak hanya berdampak positif bagi dunia usaha, tapi juga dapat menjadi magnet bagi para investor yang menanamkan modalnya di Jember. “Kondisi hubungan industrial yang stabil dan kondusif adalah fondasi utama untuk menarik investasi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan HRD dari perusahaan-perusahaan besar seperti PT. Gudang Garam Tbk, PT. KAI, PT. PLN, PT. BRI, dan PT. Sumber Alfaria Trijaya, serta para pengurus serikat pekerja terkemuka seperti SPSI dan Sarbumusi Jember. Mereka mendapatkan materi dari enam narasumber ahli yang membahas topik-topik krusial seperti teknik negosiasi yang efektif dalam penyelesaian perselisihan hubungan industrial, pemahaman mendalam tentang peran serikat pekerja, kepemimpinan dalam manajemen sumber daya manusia, mekanisme penyelesaian sengketa ketenagakerjaan, hingga sosialisasi jaminan sosial ketenagakerjaan dari BPJS Ketenagakerjaan.
Disnaker percaya bahwa peningkatan kapasitas HRD dan pengurus serikat pekerja akan memperkuat sinergi dan kolaborasi antar pihak, membuka komunikasi yang konstruktif, serta meminimalisir konflik yang bisa mengganggu stabilitas ketenagakerjaan. Hal ini sejalan dengan usaha pemerintah daerah untuk menjadikan Jember sebagai daerah yang ramah terhadap investasi dan pertumbuhan ekonomi berbasis keberlanjutan.
Sebagai informasi tambahan, pemerintah Indonesia secara nasional terus melakukan pembenahan regulasi ketenagakerjaan dan program perlindungan sosial agar iklim usaha semakin aman dan nyaman bagi para investor maupun pekerja. Inisiatif lokal seperti yang dilakukan Disnaker Jember ini merupakan wujud nyata implementasi kebijakan yang mendukung pengembangan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.



