Gandeng Akademisi, Bupati Jember Dorong Penelitian Varietas Unggul untuk Ketahanan Pangan

Jember, 23 April 2025 – Bupati Jember telah mengikuti acara panen raya padi yang digelar secara serentak pada tanggal 7 April di 14 provinsi Indonesia. Melalui sambungan daring, Gus Fawait mendengarkan langsung arahan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya penguatan ketahanan pangan sebagai langkah strategis menghadapi tantangan global. Sejak bulan kedua tahun 2025, pemerintah pusat telah memfokuskan perhatian pada sektor pangan dan pertanian sebagai prioritas utama pembangunan nasional. Momentum ini mendorong Pemerintah Kabupaten Jember untuk meningkatkan produktivitas pertanian lokal dan mendukung program-program ketahanan pangan secara berkelanjutan, bersinergi dengan pemerintah pusat dan daerah lain dalam mewujudkan kedaulatan pangan demi kesejahteraan masyarakat.
Dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan dan menjadikan Jember sebagai lumbung pangan nasional, Bupati Jember, Gus Fawait, mengumumkan kerjasama strategis dengan sejumlah perguruan tinggi di wilayahnya. Kerjasama ini bertujuan untuk melakukan penelitian dan pengembangan varietas unggul yang dapat meningkatkan produktivitas pertanian di daerah tersebut.
Jember dikenal sebagai salah satu daerah penghasil pertanian yang potensial di Indonesia. Namun, tantangan dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian masih menjadi isu yang perlu diatasi. Oleh karena itu, Gus Fawait berkomitmen untuk menggandeng kampus-kampus lokal dalam penelitian varietas unggul yang sesuai dengan kondisi iklim dan tanah di Jember. Penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan varietas yang lebih tahan terhadap perubahan iklim dan hama penyakit yang semakin sering terjadi.
Dengan adanya kerjasama ini, Gus Fawait berharap Jember dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam pengembangan pertanian yang berbasis riset. “Kami ingin Jember tidak hanya dikenal sebagai daerah penghasil pertanian, tetapi juga sebagai pusat inovasi dalam bidang pertanian,” ungkapnya. Harapannya, model kerjasama ini dapat direplikasi di daerah lain untuk mempercepat pencapaian ketahanan pangan nasional.
Melalui langkah ini, diharapkan Jember dapat memenuhi kebutuhan pangan nasional dan berkontribusi dalam mencapai ketahanan pangan yang lebih baik di Indonesia, meningkatkan kesejahteraan petani dan mengurangi ketergantungan pada impor pangan.



