Sosialisasi Pelayanan Adminduk: Dukung Program Pengobatan Gratis Jember

Semboro, Jember – Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember, bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jember menggelar sosialisasi administrasi kependudukan (adminduk) pada Kamis, 28 Mei 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya administrasi kependudukan, khususnya akta kematian, yang kerap dianggap sepele namun memiliki peran krusial bagi masyarakat dan pemerintah.
Camat Semboro, dalam sambutannya, menegaskan pentingnya administrasi kependudukan sebagai identitas resmi sekaligus data penting bagi pemerintah. “Administrasi kependudukan sangat penting bagi masyarakat, selain untuk identitas, juga sebagai data bagi pemerintah untuk merumuskan kebijakan yang tepat,” ujarnya. Ia menyoroti bahwa akta kematian sering diabaikan oleh masyarakat, padahal dokumen ini memiliki dampak besar, terutama dalam mendukung program pemerintah seperti pengobatan gratis yang menjadi salah satu fokus 100 hari kerja Bupati Jember.
Sosialisasi ini secara khusus menekankan urgensi pengurusan akta kematian. Camat Semboro mengimbau keluarga warga yang telah meninggal dunia untuk segera mengurus dokumen tersebut. “Banyak masyarakat yang menganggap sepele akta kematian, padahal dokumen ini sangat penting, baik untuk keperluan keluarga maupun pemerintah,” tambahnya. Akta kematian menjadi salah satu elemen kunci dalam mendukung efisiensi anggaran pemerintah, terutama dalam program pengobatan gratis yang dicanangkan Bupati Jember.
Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dispendukcapil Jember, Bapak Yoni, menjelaskan bahwa program pengobatan gratis bagi masyarakat Jember di seluruh Indonesia dibiayai melalui iuran BPJS Kesehatan yang ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Jember. Namun, ia menyoroti permasalahan yang muncul ketika kematian warga tidak dilaporkan dan akta kematian tidak diurus. “Ini kebanyakan masyarakat tidak melaporkan kematian dan tidak memiliki akta kematian, sehingga anggaran Kabupaten Jember terbuang sia – sia yang seharusnya bisa untuk membayar iuran bagi masyarakat yang lain,” ungkapnya. Ia menegaskan bahwa pengurusan akta kematian tidak hanya membantu keluarga dalam urusan administrasi, tetapi juga mendukung optimalisasi anggaran daerah.
Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh Camat Semboro, perwakilan dari Dispendukcapil, Sekretaris Desa se-Kecamatan Semboro, Pelaksana Harian (Plh) Kasi Pelayanan Umum Kecamatan Semboro, Kasi Pelayanan Umum Desa se-Kecamatan Semboro, serta staf pelayanan umum kecamatan. Acara ini menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi antarinstansi dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya tertib administrasi kependudukan.
Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kecamatan Semboro dan Dispendukcapil berharap masyarakat semakin memahami peran penting akta kematian dan administrasi kependudukan lainnya. Ke depannya, edukasi masyarakat akan terus digencarkan untuk memastikan data kependudukan yang akurat, mendukung efisiensi program pemerintah, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Jember, khususnya dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik dan program pengobatan gratis yang berkelanjutan.



