Semangat Sumpah Pemuda di Jember: Pemuda Bergerak, Lansia Energik, dan Aksi Sosial untuk Persatuan Bangsa

Jember, 1 November 2025 – Kabupaten Jember memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 dengan serangkaian kegiatan yang mencerminkan semangat persatuan dan kontribusi lintas generasi. Mulai dari upacara resmi di Alun-alun Jember hingga lomba senam lansia di Kecamatan Ambulu dan bakti sosial pembagian beras di Kelurahan Sempusari, kegiatan ini menekankan peran pemuda sebagai penggerak kemajuan, sekaligus keterlibatan lansia dan masyarakat dalam menjaga kebersamaan.
Upacara Khidmat di Alun-alun Jember: Meneguhkan Semangat Perjuangan Pemuda
Pemerintah Kabupaten Jember menggelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 pada Senin, 28 Oktober 2025, di Alun-alun Jember. Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Bapak Jupriyono, didampingi Perwira Upacara Bapak Rudi Hartanto dan Komandan Upacara IPTU Muhammad Romli. Pasukan pengibar bendera Merah Putih berasal dari Paskibraka Kabupaten Jember Tahun 2025, sementara pembaca naskah UUD 1945 adalah Muhammad Mirza dari Satuan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) 877 Politeknik Jember. Pembaca Keputusan Kongres Pemuda 1928 adalah Sania Pramita Salim, juga dari Satmenwa 877 Politeknik Jember. Tema “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu” menjadi benang merah yang menginspirasi seluruh rangkaian acara.
Peserta upacara, termasuk siswa-siswi SMP negeri dan swasta se-Kabupaten Jember, memeriahkan acara dengan mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah. Pembaca doa adalah Dr. Ahmad Tholabi, M.HI dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember, sementara pembawa acara dipandu oleh Saudari Wenda Prasetya dari Bagian Prokopim Setda Jember. Penataan podium dipercayakan kepada tim Kodim 0824 Jember, dan paduan suara dari SMA Negeri 1 Jember menambah nuansa khidmat.
Dalam amanatnya, Jupriyono menyampaikan pesan dari Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, menekankan adaptasi semangat perjuangan pemuda dengan tantangan zaman. “Pemuda tahun 1928 berjuang dengan bambu runcing dan keberanian. Namun pemuda hari ini dituntut untuk berjuang dengan ilmu dan kerja keras,” ujarnya. Ia menambahkan, “Semangat Indonesia harus tegak. Kita hidup di dunia yang berat karena kita selalu bergerak. Kita bukan pelengkap sejarah — kita adalah penentu sejarah.” Upacara berlangsung tertib dan penuh semangat, memperkuat tekad pemuda Jember dalam menjaga persatuan bangsa.
Lansia Ambulu Tunjukkan Energi Muda melalui Lomba Senam
Semangat Sumpah Pemuda tidak terbatas pada generasi muda, sebagaimana dibuktikan oleh para lansia di Kecamatan Ambulu. Forum Komunikasi Karang Werda (FKKW) Kecamatan Ambulu menyelenggarakan Lomba Senam Lansia pada Selasa, 28 Oktober 2025, mulai pukul 07.00 hingga 11.30 WIB, di aula pendopo Kantor Kecamatan Ambulu. Acara ini diikuti delapan kelompok, termasuk tujuh perwakilan Karang Werda dari Desa Ambulu, Andongsari, Karanganyar, Pontang, Sabrang, Sumberejo, dan Tegalsari, serta Karang Werda Dira sebagai peserta non-pemerintah desa.
Setiap kelompok, beranggotakan maksimal delapan orang, berkreasi dengan gerakan senam bebas menggunakan satu lagu yang sama dalam waktu 10 menit, termasuk yel-yel penyemangat. Peserta tampil energik dengan kostum penuh pernak-pernik, menciptakan suasana gembira melalui tarian dan nyanyian bersama sebelum serta sesudah penampilan.
FIFI HARDANTI, SKM, selaku Kasi PMKS Kecamatan Ambulu, menyampaikan apresiasi dalam sambutannya. “Saya berharap dengan panjenengan ikut lomba senam ini, menunjukkan bahwa panjenengan tetap bersemangat walaupun sudah sepuh. Tetap bisa memberi contoh kepada para pemuda Indonesia,” ujarnya. Setelah penilaian ketat, Karang Werda Desa Karanganyar meraih Juara Umum 1. Pemenang lainnya meliputi Kelompok Terheboh (Desa Tegalsari), Kelompok Terfavorit (Desa Pontang), Juara Harapan 3 (Desa Sabrang), Juara Harapan 2 (Desa Andongsari), Juara Harapan 1 (Desa Sumberejo), Juara Umum 3 (Desa Ambulu), dan Juara Umum 2 (Karang Werda Dira). Acara ini menjadi wadah silaturahmi dan bukti bahwa kebugaran serta kreativitas tidak mengenal usia.
Bakti Sosial Karang Taruna Sempusari: Bantuan Beras untuk Lansia Tidak Mampu
Di Kelurahan Sempusari, Kecamatan Kaliwates, Karang Taruna setempat menggelar bakti sosial pembagian 150 kantong beras kepada warga tidak mampu, khusus memprioritaskan lansia, sebagai bagian dari peringatan Hari Sumpah Pemuda. Kegiatan ini digelar di Kantor Kelurahan Sempusari dengan melibatkan pelaku usaha seperti pihak Roxy, serta tiga pilar yaitu Lurah Sempusari Husein Satria Mahardhika, Bhabinkamtibmas Aipda Anang Mujiono, dan Babinsa Serma Desyantona Ginting.
Muhammad Ramadhani, Ketua Karang Taruna Sempusari, menyatakan, “Kita menggandeng beberapa pelaku usaha seperti pihak Roxy dalam bakti sosial kali ini. Jumlah beras yang kita bagikan sebanyak 150 kantong beras.” Ia berharap keterlibatan lebih banyak pelaku usaha di masa depan untuk memperluas manfaat. Tri Andrianto, Sekretaris Karang Taruna, menjelaskan bahwa bantuan terbatas sehingga diprioritaskan bagi lansia. Warga penerima tampak gembira, dengan antrean dimulai sejak pukul 09.00 meski undangan pukul 10.00.
Aipda Anang Mujiono memuji inisiatif ini sebagai kegiatan positif yang harus diimbangi dengan aksi sosial, selain hiburan. “Semakin banyak yang terlibat semakin baik. Semakin banyak pula warga yang terbantu,” tegasnya. Sekretaris Kelurahan Sempusari Yakup Zaenal, mewakili lurah, mengucapkan terima kasih atas kolaborasi karang taruna dan pelaku usaha.
Rangkaian peringatan Sumpah Pemuda ke-97 di Jember menunjukkan kolaborasi lintas generasi dan sektor masyarakat dalam mewujudkan persatuan. Dari upacara resmi hingga aksi nyata, semangat ini diharapkan terus mendorong pemuda dan seluruh elemen bangsa untuk berperan aktif dalam pembangunan Indonesia yang lebih maju.



