Perkuat Perlindungan Sosial, Dinsos Jember Gencarkan Penanganan Kelompok Rentan


Jember, 15 Oktober 2025
– Dinas Sosial Kabupaten Jember terus menunjukkan komitmennya dalam menangani permasalahan sosial dengan menggencarkan penanganan kelompok rentan, seperti orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) terlantar, lansia, dan masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial. Berbagai upaya dilakukan, mulai dari evakuasi, penyaluran bantuan, hingga koordinasi lintas sektor untuk memastikan perlindungan dan peningkatan kualitas hidup warga.

Evakuasi Cepat untuk ODGJ dan Lansia Terlantar

Pada Selasa (14/10/2025), tim Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Liposos Jember berhasil mengevakuasi seorang pria ODGJ bernama Asgaril (52) di area SPBU Gebang, Kecamatan Patrang. Asgaril, yang tampak kebingungan dan tidak stabil secara mental, dilaporkan oleh warga dan petugas SPBU. Setelah proses komunikasi yang melibatkan petugas kesehatan jiwa (Keswa) Puskesmas Kalisat, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kalisat, serta pihak pelapor, Asgaril dibawa ke Shelter UPTD Liposos untuk mendapatkan perawatan awal dan skrining biometrik guna verifikasi identitas.

“Kami ingin memastikan klien berada di tempat yang aman dan mendapatkan perawatan yang layak,” ujar Agus Widodo, A.Md.Kep, perwakilan tim UPTD Liposos Jember. Koordinasi lintas sektor dilakukan karena Asgaril tidak terdaftar dalam program kesehatan jiwa di Kalisat, dan identitasnya masih perlu ditelusuri melalui TKSK.

Di sisi lain, pada 30 September 2025, tim Liposos juga mengevakuasi seorang lansia bernama Tohari (80) yang kerap meminta-minta di depan Hijimart, Kelurahan Tegal Gede, Kecamatan Sumbersari. Evakuasi ini merupakan respons atas keluhan warga dan pemilik toko terkait kondisi Tohari yang tidak terawat. Meskipun sebelumnya pernah ditangani pada Agustus 2025, Tohari kembali ke jalan, sehingga tim memutuskan untuk membawanya ke Liposos untuk penanganan intensif, termasuk pemeriksaan kesehatan dan pendataan administrasi. Proses evakuasi berjalan lancar dengan dukungan masyarakat sekitar dan seorang mahasiswa Psikologi dari UIN Jember.

Penyaluran Bantuan Sosial di Kecamatan Balung

Selain penanganan ODGJ dan lansia, Dinas Sosial Jember juga aktif menyalurkan bantuan sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pada 3 Oktober 2025, bantuan berupa kursi roda dan paket sembako diserahkan kepada dua warga di Kecamatan Balung. Ibu Siti Nurhafilah di Dusun Karang Pakem, Desa Curah Lele, menerima kursi roda dan sembako untuk mendukung mobilitas dan kebutuhan pangannya. Sementara itu, Ibu Siti Aminatun di Dusun Krajan, Desa Balung Kulon, menerima paket sembako berisi kebutuhan pokok.

Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung oleh petugas dengan pendekatan humanis, disertai asesmen sederhana untuk memastikan ketepatan sasaran. Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat setempat, yang turut memberikan doa dan dukungan, memperkuat semangat gotong royong di lingkungan sekitar.

Komitmen untuk Perlindungan Sosial yang Berkelanjutan

Ketiga kegiatan ini mencerminkan tema utama upaya Dinas Sosial Jember dalam memberikan perlindungan sosial yang cepat, manusiawi, dan berkelanjutan bagi kelompok rentan. Evakuasi ODGJ dan lansia terlantar menunjukkan respons cepat terhadap laporan masyarakat, sementara penyaluran bantuan sosial di Balung memperlihatkan perhatian terhadap kebutuhan dasar warga. Sinergi dengan berbagai pihak, seperti puskesmas, TKSK, dan masyarakat, menjadi kunci keberhasilan penanganan ini.

Dinas Sosial Jember mengimbau masyarakat untuk terus melaporkan kasus serupa agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin. Melalui program-program ini, pemerintah daerah berharap dapat menciptakan ketahanan sosial, melindungi hak kelompok rentan, dan memastikan mereka kembali diterima di lingkungan masyarakat dengan kehidupan yang lebih layak.

Ke depan, Dinas Sosial Jember akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor dan memperluas jangkauan program sosial demi mewujudkan kesejahteraan yang merata di Kabupaten Jember.

Related Articles

Back to top button