Pelatihan KPK PRAKTISI: Perkuat Integritas ASN Lewat E-Learning

Jember – Pegawai Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Jember mengikuti program Pembelajaran Antikorupsi Digital Terintegrasi (PRAKTISI) yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara daring pada Rabu, 28 Mei 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan korupsi melalui penguatan integritas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintahan daerah.

Program E-Learning PRAKTISI dirancang untuk membekali ASN dengan pemahaman mendalam tentang prinsip-prinsip antikorupsi. Setiap peserta diwajibkan menyelesaikan modul Pengetahuan Antikorupsi Dasar dan Integritas (PADI), yang terdiri dari tes awal, lima paket modul pembelajaran, dan tes akhir. Modul-modul tersebut mencakup materi komprehensif tentang nilai-nilai antikorupsi, disertai kuis pada setiap modul untuk mengevaluasi pemahaman peserta. Pendekatan ini memastikan bahwa peserta tidak hanya menerima informasi, tetapi juga mampu menginternalisasi nilai-nilai integritas dalam pelaksanaan tugas mereka.

Kepala Dispora Jember, dr. Drs. Edy Budi Susilo, M.Si., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program ini. “E-Learning PRAKTISI ini menjadi langkah penting dalam membangun budaya integritas di lingkungan kerja. Saya berharap seluruh ASN Dispora Jember dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius dan menjadikannya bekal untuk menjalankan tugas secara bersih dan bertanggung jawab,” ujarnya. Ia menekankan bahwa program ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah untuk menciptakan tata kelola yang transparan dan akuntabel.

Salah satu peserta, Endy Eko Prasetio, S.ST.Par., berbagi pengalamannya mengikuti pelatihan ini. Menurutnya, Learning Management System (LMS) yang digunakan dalam program ini memiliki tampilan yang menarik dan mudah dipahami. “Proses pembelajaran ini memberikan pemahaman yang lebih luas tentang pentingnya nilai-nilai integritas dan budaya antikorupsi dalam bekerja. Modul-modul yang disajikan sangat komprehensif, dan kuis di setiap modul mendorong kami untuk benar-benar memahami materi,” ungkap Endy. Ia menambahkan bahwa program ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga membentuk kesadaran untuk menjadi ASN yang jujur dan bertanggung jawab.

Dengan mengikuti program PRAKTISI, pegawai Dispora Jember diharapkan dapat lebih memahami pentingnya nilai-nilai antikorupsi dan menerapkannya dalam setiap aspek pekerjaan mereka. Ke depannya, partisipasi aktif dalam program serupa diharapkan dapat memperkuat budaya antikorupsi di lingkungan pemerintahan Jember, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang bersih, transparan, dan profesional.

Related Articles

Back to top button