Pamerkan Potensi dari Hulu ke Hilir, Produk Tani Jember Jadi Primadona di Jatim Specialty Coffee, Tobacco, & UMKM Fest 2026

JEMBER, 18 Mei 2026 – Penyelenggaraan Jatim Specialty Coffee, Tobacco & UKM/UMKM Festival Vol. 3 yang berlangsung pada 15 hingga 17 Mei 2026 di Alun-Alun Jember sukses menjadi ruang sinergi yang komprehensif. Acara berskala regional ini tidak hanya menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan, tetapi juga etalase bagi potensi pertanian unggulan daerah dari hulu hingga hilir, serta panggung pembuktian kreativitas aparatur pemerintah daerah.
Dibuka secara resmi pada Jumat (15/5/2026) oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Jember, Ahmad Imam Fauzi, festival ini dikemas sebagai ekosistem pendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jember yang dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat.
Tiga Pilar Sejarah Kebangsaan dan Ekonomi Rakyat
Dalam sambutan pembukaannya, Pj Sekda Jember, Ahmad Imam Fauzi, menyoroti filosofi mendalam di balik pameran ini. Ia menegaskan bahwa kopi, tembakau, dan UMKM (seperti warung) adalah tiga komponen historis yang saling berkaitan dalam dinamika kebangsaan.
“Kopi, tembakau, dan warung atau UMKM tidak bisa dipisahkan dari sejarah berdirinya sebuah negara. Banyak ide dan gagasan lahir dari ketiga komponen ini,” ujar Fauzi. Ia berharap kolaborasi lintas sektor ini dapat terus berlanjut dan terintegrasi dengan agenda resmi Pemerintah Kabupaten Jember pada tahun-tahun mendatang.
Penyelenggara kegiatan dari MAKI, Heru Subagio, menjelaskan bahwa festival ini sengaja dipusatkan di Alun-Alun Jember guna memudahkan akses publik. Panitia bahkan menggratiskan 40 stan khusus bagi para pelaku UMKM non-instansi pemerintah. Terkait waktu pelaksanaannya yang bersamaan dengan Karnaval SCTV, Heru memastikan hal tersebut murni kebetulan karena agenda pameran telah dirancang jauh hari sebelumnya.
Etalase Pertanian Unggulan: Kopi Jember dari Hulu hingga Hilir
Di tengah kemeriahan acara, sektor pertanian lokal mendapatkan panggung utama berkat pendampingan dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Jember. Pameran ini menampilkan rantai industri kopi secara utuh, mulai dari pembibitan, buah ceri kopi, green beans, biji kopi sangrai, kopi gilingan, hingga seduhan kopi siap minum jenis robusta, liberika, dan arabika.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah Kopi Darsa dan Java Argopuro binaan Gapoktan Subur, Desa Darsono, Kecamatan Arjasa. Di sela-sela pameran, Kepala Bidang Perkebunan DTPHP Jember, Rudi Indrawan, S.P., M.P., tampak berdiskusi intensif dengan Ketua Gapoktan Subur, Totok Purwanto, mengenai strategi pengembangan komoditas kopi lokal dari sektor budidaya hingga pemasaran hilir.
Selain kopi, DTPHP juga memfasilitasi promosi komoditas hortikultura dan olahan tani lainnya, seperti Jeruk Pamelo dan Siem dari Poktan Sumber Rejeki, beras organik dari Koperasi Tani Jaya, keripik pisang dari KWT Larasati, hingga sambal kemasan dan chili oil dari Poktan Tani 1 Maju.
Kepala Bidang Hortikultura DTPHP Jember, Agung Satrio Setiawan, S.P., M.P., menekankan pentingnya partisipasi dalam festival tersebut. “Momentum seperti ini sangat baik untuk mengenalkan produk unggulan petani Jember secara langsung kepada masyarakat. Tidak hanya kopi, tetapi juga hortikultura dan produk olahan hasil pertanian lainnya,” jelasnya.
Ruang Kreativitas ASN di Tengah Pelayanan Publik
Selain pameran ekonomi dan pertanian, festival ini turut disemarakkan oleh berbagai kegiatan pendukung, seperti jalan santai yang menargetkan lebih dari 7.000 peserta dan kompetisi karaoke antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Jawa Timur.
Kompetisi tarik suara ini menorehkan prestasi membanggakan bagi Pemerintah Kecamatan Patrang. Pelaksana Harian (Plh) Lurah Patrang, Hariyono, sukses menyabet Juara II berkat kemampuan olah vokalnya yang memukau. Keikutsertaannya bersama Pengelola Umum Operasional Kelurahan Patrang, Samsul Arifin, merupakan penugasan resmi berdasarkan Surat Tugas Camat Patrang, Ajib, S.IP.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak, Ibu, dan Saudara sekalian atas doa serta dukungannya. Alhamdulillah, saya berhasil meraih juara dua dalam lomba menyanyi ini. Semoga menjadi awal untuk terus berkarya dan memberikan yang terbaik,” ungkap Hariyono dengan penuh rasa syukur.
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa aparatur pemerintah tidak hanya cakap dalam rutinitas pelayanan publik di kantor, tetapi juga memiliki talenta seni yang mampu mengharumkan nama instansi dan menginspirasi masyarakat luas.
Secara keseluruhan, Jatim Specialty Coffee, Tobacco, and UMKM Festival 2026 sukses merepresentasikan kekayaan identitas Kabupaten Jember. Kehadirannya bukan sekadar ajang pameran dagang, melainkan tonggak sinergi untuk memperkuat daya saing produk lokal, merajut kebersamaan, dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.



