OSMA JSG: Olahraga Bersama yang Lahirkan Peluang Baru Bagi UMKM dan Wisata Jember

Jember, 26 November 2025 – Olahraga Sore Bersama (OSMA) yang digelar di Jember Sport Garden (JSG) tidak lagi hanya menjadi rutinitas kebugaran bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Jember. Di balik senam massal dan semangat kebersamaan, program andalan Bupati Muhammad Fawait ini telah bertransformasi menjadi instrumen strategis pendorong ekonomi kerakyatan dan promosi pariwisata daerah, dengan melibatkan ribuan ASN serta ratusan pelaku UMKM lokal.

JSG Berubah Jadi Pusat Ekonomi Baru Berkat OSMA

Setiap gelaran OSMA, khususnya edisi akbar pada Senin (24/11/2025) yang dihadiri sekitar 14.000 ASN, langsung menciptakan gelombang ekonomi mikro di kawasan JSG. Deretan stan UMKM berjejer menawarkan gorengan, es campur, cilok, minuman segar, batik motif lokal, hingga kerajinan anyaman bambu. Pedagang lokal melaporkan lonjakan penjualan hingga 30% selama acara berlangsung.

Hamid, pedagang cilok asal Jember, mengaku pendapatannya meningkat signifikan sejak OSMA rutin digelar. “Biasanya saya hanya keliling sekolah pagi hari. Sekarang setiap sore bisa berjualan di sini, penghasilan bertambah untuk kebutuhan keluarga,” ungkapnya penuh bahagia.

Bupati Muhammad Fawait menegaskan, keramaian rutin di JSG adalah peluang emas untuk menggeser pusat ekonomi dari alun-alun kota ke kawasan stadion yang lebih representatif. “Ini kesempatan menciptakan ekosistem ekonomi yang hidup di sekitar stadion,” tegasnya di hadapan ribuan ASN.

OSMA Sebagai Katalisator Pariwisata Jember

Dalam arahan yang sama, Bupati Fawait meluncurkan gerakan promosi wisata digital massal: setiap Jumat seluruh ASN diminta mengunggah konten destinasi wisata Jember secara serentak di media sosial pribadi maupun instansi. Destinasi seperti Pantai Watu Ulo, Papuma, hingga ruang publik JSG sendiri menjadi prioritas konten.

Respons dari perangkat daerah sangat positif. Lurah Kaliwates Abdul Khamil menyatakan siap all out memproduksi konten kreatif, sementara Lurah Wirolegi Athur Robby Tantra menegaskan seluruh staf kelurahan akan aktif mempromosikan wisata lokal melalui kanal resmi dan akun pribadi. “Ini bukan tugas tambahan, tapi kontribusi nyata pembangunan Brand Jember,” ujar Athur.

Visi Jangka Panjang: JSG Multifungsi dan Ekonomi Inklusif

Pemkab Jember telah mengalokasikan anggaran khusus tahun ini untuk renovasi dan pengembangan JSG menjadi pusat multifungsi: fasilitas olahraga modern, taman rekreasi, serta zona UMKM permanen. Data Dinas Pariwisata mencatat JSG telah dikunjungi lebih dari 50.000 orang sepanjang 2025, dan dengan OSMA rutin serta promosi digital massal, angka kunjungan diprediksi melonjak tajam.

“Jember tidak bisa dibangun sendirian. OSMA menjadi ruang perjumpaan sekaligus mesin ekonomi baru,” kata Bupati Fawait. Ia juga menegaskan, meski APBD terkoreksi hingga Rp350 miliar, Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN tidak akan dipotong sebagai bentuk apresiasi atas dukungan aparatur dalam membangun ekonomi dan pariwisata daerah.

Dampak Nyata bagi Masyarakat

Program OSMA membuktikan bahwa aktivitas olahraga massal dapat memiliki efek ganda: tubuh ASN tetap bugar, UMKM lokal mendapat pasar baru, dan citra Jember sebagai destinasi wisata semakin menguat. Sinergi antara kesehatan, ekonomi kerakyatan, dan promosi pariwisata ini menjadi model inovasi daerah yang selaras dengan semangat Jember Baru Jember Maju.

Dengan komitmen ribuan ASN yang siap menjadi agen promosi serta ratusan UMKM yang terus bertumbuh di kawasan JSG, OSMA telah resmi menjadi salah satu program unggulan yang menggerakkan roda ekonomi dan pariwisata Jember secara berkelanjutan.

Related Articles

Back to top button