Kolaborasi Pemkab Jember dan Tenaga Kesehatan Perkuat Pelayanan UHC serta Penanganan AKI, AKB, dan Stunting

Kolaborasi Pemkab Jember dan Tenaga Kesehatan Perkuat Pelayanan UHC serta Penanganan AKI, AKB, dan Stunting
Kolaborasi Pemkab Jember dan Tenaga Kesehatan Perkuat Pelayanan UHC serta Penanganan AKI, AKB, dan Stunting

Jember, 23 April 2025 — Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Jember, Bupati Gus Fawait menjalin sinergi erat dengan tenaga kesehatan, khususnya para perawat dan bidan. Kolaborasi ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mensukseskan program Universal Health Coverage (UHC) yang bertujuan memberikan akses layanan kesehatan menyeluruh bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Fokus utama saat ini adalah penurunan angka kematian ibu melahirkan (AKI), angka kematian bayi (AKB), serta pencegahan stunting pada anak-anak sebagai indikator penting kesejahteraan keluarga.

Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jember, Mustakim, menyatakan kesiapan anggotanya untuk mendukung sepenuhnya program-program prioritas tersebut. Dalam acara halalbihalal bersama Bupati Muhammad Fawait di Pendapa Wahyawibawagraha pada Sabtu lalu (19/4), Mustakim menegaskan bahwa perawat siap berperan aktif mulai dari pelaksanaan UHC hingga penurunan AKI, AKB, serta percepatan penanganan stunting demi tercapainya target-target pembangunan kesehatan daerah.

Program-program edukasi mengenai pola hidup sehat selama kehamilan hingga masa tumbuh kembang anak digalakkan agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan keluarga sejak dini. Selain itu, intervensi gizi tepat sasaran juga dilakukan guna mencegah kasus stunting yang berdampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia.

Pemerintah daerah terus berupaya memperbaiki sarana prasarana fasilitas kesehatan seperti puskesmas maupun posyandu agar lebih representatif melayani kebutuhan masyarakat luas. Di samping itu, pelatihan berkala bagi perawat dan bidan juga rutin dilaksanakan guna meningkatkan kompetensi profesional mereka sesuai standar nasional pelayanan kesehatan.

Melalui sinergi kuat antara Pemkab Jember dengan tenaga medis lapangan ini diharapkan capaian target UHC dapat terwujud secara maksimal sehingga seluruh warga mendapatkan hak atas layanan kesehatan berkualitas tanpa hambatan biaya maupun jarak geografis.

Mari kita bersama-sama meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap isu-isu penting seperti Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), hingga stunting. Dengan dukungan aktif dari seluruh lapisan masyarakat, kita dapat mewujudkan generasi sehat dan unggul yang menjadi harapan masa depan Kabupaten Jember yang lebih cerah.

Related Articles

Back to top button