Gerakan Wisata Bersih Pantai Watu Ulo: Wujudkan Destinasi Wisata yang Lestari dan Bebas Sampah

Jember, 1 Agustus 2025 – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jember menyelenggarakan Gerakan Wisata Bersih di kawasan Pantai Watu Ulo, Kecamatan Ambulu, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Bunga Desaku 3. Aksi ini bertujuan menciptakan lingkungan pantai dan laut yang bersih, sehat, dan bebas dari sampah, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan destinasi wisata.
Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 28 Juli 2025, ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pelaku UMKM lokal, pelajar, komunitas lingkungan, relawan muda, perangkat desa, serta masyarakat umum. Aksi gotong royong ini tidak hanya berfokus pada pembersihan fisik pantai, tetapi juga pada edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari pengembangan pariwisata berkelanjutan.
Gotong Royong untuk Pantai yang Bersih
Gerakan Wisata Bersih merupakan bagian dari rangkaian acara Bunga Desaku 3 yang diselenggarakan selama dua hari, mulai Minggu, 27 Juli 2025, dengan fokus pada desa wisata di kawasan pesisir selatan Jember. Pantai Watu Ulo, sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Jember Selatan, dipilih sebagai lokasi utama karena keindahan alamnya yang khas dan statusnya sebagai ikon pariwisata daerah.
Aksi bersih-bersih ini melibatkan pembersihan garis pantai, area tempat duduk pengunjung, hingga zona parkir. Para peserta dibekali sarung tangan, kantong sampah, dan alat bantu kebersihan lainnya. Sampah yang terkumpul dipilah menjadi sampah organik dan anorganik untuk diproses lebih lanjut di tempat pengelolaan sampah. Selain itu, sesi edukasi singkat tentang ecotourism dan pengelolaan sampah mandiri disampaikan kepada peserta dan pengunjung untuk meningkatkan kesadaran lingkungan.
Kolaborasi untuk Pariwisata Berkelanjutan
Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jember. Kolaborasi lintas sektor ini mencerminkan semangat gotong royong dalam menjaga keberlanjutan destinasi wisata. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jember dalam sambutannya menegaskan pentingnya kerja sama antarpihak dalam menciptakan wisata yang bersih dan ramah lingkungan.
“Kegiatan ini adalah cerminan dari semangat gotong royong. Kita tidak hanya menjaga wajah pantai hari ini, tetapi juga masa depan pariwisata Jember secara menyeluruh,” ujarnya.
Pantai Watu Ulo, yang dikenal dengan keindahan batu karangnya yang unik, menjadi simbol kebanggaan masyarakat setempat. Namun, meningkatnya jumlah pengunjung juga membawa tantangan berupa penumpukan sampah. Oleh karena itu, Gerakan Wisata Bersih ini menjadi langkah strategis untuk menjaga ekosistem laut dan pesisir tetap lestari, sekaligus memberikan kenyamanan bagi wisatawan.
Harapan ke Depan
Gerakan Wisata Bersih di Pantai Watu Ulo diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan wisata. Dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, kegiatan ini tidak hanya menciptakan pantai yang bersih, tetapi juga membangun budaya peduli lingkungan di kalangan wisatawan dan pelaku usaha lokal.
Ke depan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jember berkomitmen untuk terus menggelar kegiatan serupa di berbagai destinasi wisata lainnya. Upaya ini diharapkan dapat menjadikan Jember sebagai daerah tujuan wisata yang tidak hanya indah, tetapi juga bersih, sehat, dan berkelanjutan, sehingga mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan.



