DP3AKB Jember Gelar Satyagatra Serentak di 30 Kecamatan: Perkuat Ketahanan Keluarga melalui Layanan Terpadu dan Penguatan Kapasitas Kader

Jember, 22 November 2025 – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Jember menyelenggarakan kegiatan Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (Satyagatra) secara serentak di 30 kecamatan selama tiga hari, mulai 18 hingga 20 November 2025. Program ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan akses layanan keluarga berbasis siklus hidup, sekaligus memperkuat kapasitas kader sebagai ujung tombak pendampingan masyarakat.

Kegiatan yang didukung anggaran BOKB Tahun 2025 ini dilaksanakan di Balai Penyuluhan KB masing-masing kecamatan, dengan melibatkan sekitar 25–30 peserta per titik, terdiri dari Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK), kader Posyandu, kader IMP dan Sub IMP, PKBD dan Sub PKBD, serta keluarga yang memiliki balita, anak, remaja, hingga lansia.

Delapan Layanan Terpadu untuk Keluarga di Setiap Tahap Kehidupan

Satyagatra menyediakan delapan jenis layanan utama yang dapat diakses secara gratis, yaitu:

  1. Pelayanan data dan informasi Program Bangga Kencana,
  2. Konseling pra-nikah,
  3. Konseling keluarga balita dan anak,
  4. Konseling keluarga remaja,
  5. Konseling keluarga lansia,
  6. Konseling KB dan kesehatan reproduksi,
  7. Penguatan keluarga harmonis,
  8. Pendampingan usaha ekonomi keluarga.

Layanan ini dirancang holistik, mencakup aspek pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial budaya, lingkungan, ketahanan pangan, dan partisipasi masyarakat, sehingga mendukung ketahanan keluarga secara menyeluruh.

Penguatan Kapasitas Kader melalui Narasumber Berkompeten

Selain layanan langsung, peserta mendapatkan materi penguatan kapasitas dari berbagai narasumber ahli. Di tingkat kabupaten, materi disampaikan oleh Tim Pengarah Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D) seperti Gogot Cahyo Baskoro, Nyoman Aribowo, Evi Lestari, Miftah, serta DR. Didik Muzani, S.H., M.H. Turut hadir Ketua Komisi D DPRD Jember Sunarsi Khoris dan akademisi Andi Suprapto yang memberikan perspektif ilmiah tentang komunikasi efektif, manajemen keluarga, serta pembangunan karakter anak dan remaja.

Di Kecamatan Ajung, DR. Didik Muzani turun langsung memberikan materi mendalam tentang pendekatan konseling persuasif dan humanis, teknik asesmen, wawancara, serta pencatatan laporan. Sesi berlangsung interaktif dengan diskusi kasus riil seperti pernikahan dini, konflik rumah tangga, dan perlindungan anak.

Sementara di Kecamatan Sumbersari, perwakilan Komisi D DPRD Jember menekankan peran strategis kader IMP dan Sub IMP sebagai garda terdepan, sekaligus pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mengawal tujuh bidang prioritas Satyagatra.

Sinergi Lintas Sektor dan Dukungan Kebijakan Daerah

Pelaksanaan Satyagatra merujuk pada Surat Dinas DP3AKB Nomor 800/1098.6/35.09.317/2025 tertanggal 4 November 2025 serta kebijakan BKKBN dan program prioritas Bupati Jember. Kehadiran unsur camat, sekretaris camat, serta anggota DPRD di sejumlah lokasi menunjukkan kuatnya sinergi antara pemerintah kecamatan, legislatif, dan dinas teknis dalam mewujudkan keluarga berkualitas.

Harapan ke Depan: Layanan Lebih Merata dan Tepat Sasaran

Melalui penyelenggaraan Satyagatra di 30 kecamatan secara serentak, DP3AKB Jember berharap layanan berbasis siklus hidup semakin mudah diakses masyarakat hingga ke tingkat desa. Penguatan kapasitas kader diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendampingan, mencegah permasalahan keluarga sejak dini, serta mendukung terwujudnya masyarakat Jember yang sehat, produktif, harmonis, dan berdaya saing.

Program ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan keluarga bukan hanya tanggung jawab dinas terkait, melainkan gerakan bersama seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat demi generasi masa depan yang lebih baik.

Related Articles

Back to top button