Diskopumdag Kabupaten Jember Gelar Serangkaian Kegiatan Pembinaan di Bulan Februari 2026 untuk Tingkatkan Kapasitas dan Dukung UMKM

Jember, 23 Februari 2026 – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Jember menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta penguatan kapasitas kelembagaan melalui dua kegiatan strategis di bulan Februari 2026. Kegiatan tersebut meliputi Pembinaan UMKM Potensi Ekspor pada 5 Februari dan In-House Training bagi aparatur dinas pada 11 Februari, yang secara keseluruhan bertujuan meningkatkan daya saing UMKM lokal sekaligus profesionalisme pelayanan publik.
Kedua program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah untuk memperkuat ekosistem UMKM dan koperasi, mulai dari aspek produksi, standarisasi produk, hingga pelayanan administrasi yang lebih prima dan efisien.
Pembinaan Intensif bagi UMKM Berpotensi Ekspor
Pada Kamis, 5 Februari 2026, Diskopumdag menyelenggarakan kegiatan Pembinaan UMKM Potensi Ekspor di Aula Dinas setempat. Acara ini diikuti oleh 13 UMKM terpilih di wilayah Kabupaten Jember yang telah menunjukkan potensi untuk menembus pasar internasional.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas, yang dalam sambutannya menekankan bahwa standarisasi produk merupakan kunci utama bagi UMKM untuk bersaing di kancah global. Meskipun UMKM Jember memiliki tingkat kreativitas yang tinggi, pendampingan intensif diperlukan agar produk memenuhi regulasi perdagangan internasional yang ketat.
Peserta tidak hanya mengikuti materi, tetapi juga membawa contoh produk unggulan beserta kelengkapan administrasi penting, seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), sertifikasi BPOM, serta sertifikasi Halal. Kelengkapan dokumen ini menjadi indikator keseriusan pelaku usaha dalam membangun kepercayaan konsumen mancanegara.
Sesi utama berupa kurasi produk dipandu oleh Muhammad Asyhari Bungah selaku kurator berpengalaman. Ia secara mendetail menganalisis setiap produk peserta, mencakup kualitas bahan baku, ketahanan produk, serta estetika kemasan. Dalam kesempatan tersebut, berbagai tips dan trik dibagikan, termasuk pentingnya storytelling pada kemasan dan penyesuaian standar kualitas sesuai dengan persyaratan negara tujuan ekspor.
Melalui pembinaan ini, diharapkan pelaku UMKM Jember semakin percaya diri dan siap melakukan ekspansi pasar. Pemerintah daerah menyatakan komitmen untuk terus mengawal proses hingga produk asli Jember berhasil menembus pasar internasional.
Penguatan Kapasitas Internal melalui In-House Training
Selanjutnya, pada Rabu, 11 Februari 2026, Diskopumdag menggelar In-House Training dengan tema “Peningkatan Kinerja, Kompetensi Teknis, dan Pola Pelayanan Publik” di Aula Dinas. Pelatihan ini diikuti oleh total 434 pegawai, dengan 40 orang hadir secara luring (tatap muka) dan sisanya mengikuti secara daring melalui platform Zoom Meeting.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan dalam sambutannya menyatakan harapan agar seluruh aparatur sipil negara (ASN) berkomitmen melakukan penguatan kapasitas internal secara berkelanjutan. Profesionalisme aparatur dinilai sebagai fondasi utama untuk menghadirkan pelayanan publik yang prima atau service excellence.
Pelatihan terdiri atas lima sesi utama yang disampaikan oleh narasumber kompeten, yaitu:
- Disiplin Pegawai dan Service Excellence (Totok Sugiharto, S.E., M.M.);
- Legalitas Usaha UMKM dan Koperasi (Rudi Prasetya Aji, S.Sos.);
- Ekosistem Sarana Prasarana dan Pelaku Distribusi (Asfita Dewi, S.E.);
- Pengendalian Inflasi dan Bahan Pokok Penting (Lilik Makhfiyah, S.Pd., M.Pd.);
- Kebijakan Kelembagaan dan Pengawasan Koperasi (Rudi Haryono, S.H.).
Kegiatan ini dirancang untuk mencapai tiga tujuan strategis, yakni:
- Standarisasi pelayanan dengan meningkatkan kualitas informasi publik terkait prosedur koperasi, UMKM, dan perdagangan sesuai standar pelayanan minimum;
- Optimalisasi kinerja ASN untuk mencapai target organisasi;
- Soliditas kerjasama tim melalui penguatan kolaborasi antarbidang dalam memberikan edukasi dan informasi yang akurat kepada masyarakat.
Peserta diajak untuk tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga mengimplementasikan strategi komunikasi publik yang empatik dan solutif dalam tugas sehari-hari.
Kedua kegiatan di bulan Februari ini mencerminkan pendekatan terintegrasi Diskopumdag Kabupaten Jember dalam mendukung UMKM, yaitu dengan memperkuat kapasitas pelaku usaha sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan internal. Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dan daya saing produk Jember di tingkat nasional maupun internasional.



