Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jember Pasang Alat Pemantau Kualitas Udara di Empat Lokasi Strategis

Jember, 5 Juli 2025 – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jember melalui Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) melaksanakan pelepasan alat pemantauan kualitas udara ambien dengan metode passive sampler di empat lokasi strategis di Kabupaten Jember. Kegiatan ini menandai tahap akhir dari program pemantauan udara selama 14 hari, yang bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat polusi udara dan mendukung kebijakan pembangunan berkelanjutan.

Pemantauan Udara di Lokasi Strategis

Alat passive sampler dipasang di empat titik yang mewakili kawasan dengan fungsi berbeda, yaitu Perumahan Istana Panti (kawasan perumahan), Jalan Hayam Wuruk (kawasan perkantoran), PT Mitra Tani Dua Tujuh (kawasan industri), dan Cipta Karya (kawasan lalu lintas padat). Metode passive sampler dipilih karena efektivitasnya dalam menangkap konsentrasi polutan udara tanpa memerlukan sumber daya listrik atau perangkat mekanis yang rumit. Alat ini menyerap polutan seperti nitrogen dioksida (NO₂), sulfur dioksida (SO₂), dan senyawa organik volatil selama 14 hari, sebelum dianalisis lebih lanjut oleh laboratorium independen terakreditasi.

Kepala Bidang PPKL DLH Jember menjelaskan bahwa pemantauan ini bertujuan untuk menghasilkan data ilmiah yang akurat mengenai kualitas udara di wilayah Jember, terutama di area rawan pencemaran. “Data yang terkumpul ini nantinya akan sangat bermanfaat untuk menilai tingkat polusi udara serta kandungan zat berbahaya seperti nitrogen dioksida (NO₂), sulfur dioksida (SO₂), dan senyawa organik volatil,” ujarnya.

Manfaat Data untuk Kebijakan Lingkungan

Hasil pemantauan ini tidak hanya digunakan untuk perencanaan teknis di tingkat kabupaten, tetapi juga dilaporkan ke pemerintah provinsi dan pusat sebagai bagian dari sistem inventarisasi emisi nasional. Data yang diperoleh akan mendukung upaya pengendalian kualitas udara dan menjadi langkah preventif untuk melindungi kesehatan masyarakat dari dampak buruk polusi udara. Selain itu, informasi ini akan membantu DLH Jember dalam merancang kebijakan yang mendukung pembangunan berkelanjutan dan peningkatan mutu lingkungan hidup.

Aksi Nyata untuk Udara Bersih

DLH Jember juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam menjaga kualitas udara melalui langkah-langkah sederhana, seperti menghindari pembakaran sampah sembarangan, mengurangi penggunaan kendaraan bermotor pribadi, dan menanam pohon di lingkungan sekitar. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran kolektif akan pentingnya udara bersih bagi kesehatan dan kelestarian lingkungan.

Komitmen untuk Pemantauan Berkelanjutan

Pelepasan alat passive sampler ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam membangun sistem pemantauan lingkungan yang transparan dan berbasis ilmiah. DLH Jember berencana untuk terus melakukan pemantauan berkala dan meningkatkan edukasi masyarakat guna mendukung kelestarian lingkungan.

Dengan langkah ini, Jember menunjukkan peran aktifnya dalam menjaga kualitas lingkungan hidup, sekaligus berkontribusi pada upaya nasional untuk pengendalian polusi udara dan pembangunan yang berkelanjutan.

Related Articles

Back to top button