1.500 Kader Posyandu Ikuti Jambore, Tingkatkan Kualitas SDM Nakes Jember

JEMBER, Sebanyak 1.500 orang kader pos pelayanan terpadu atau posyandu mengikuti Jambore Kader Posyandu yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Jember, Senin 10 Oktober 2022.

Jambore yang berlangsung di Asrama Secaba Rindam V Brawijaya tersebut, diawali dengan apel bersama, penyerahan PMT kepada Ibu dan Bayi serta Senam Cuci Tangan.

Dalam Jambore ini, ribuan peserta akan digembleng selama 2 hari, mulai tanggal 10-11 Oktober 2022 agar lebih cakap lagi dalam memberikan pelayanan kesehatan kesehatan kepada masyarakat.
Beberapa materi yang diajarkan seperti pelayanan deteksi dini kesehatan, pelayanan kesehatan dasar, pertolongan pertama pada kecelakaan, dan banyak lagi lainnya.

“Jambore ini diikuti oleh 14.425 orang kader Posyandu se-Kabupaten Jember, karena keterbatasan tempat jadi 1.500 mengikuti secara langsung atau offline, sisanya mengikuti secara online. Mereka akan menginap di sini sampai besok, kader Posyandu adalah garda terdepan pelayanan kesehatan, kalau ada masalah kader posyandu lah yang pertama ketemu warga yang bermasalah dengan kesehatan,” ujar Bupati Jember Hendy Siswanto.

Bupati Jember Hendy Siswanto menilai kekuatan kader posyandu sangat luar biasa dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat, sehingga Pemkab Jember melalui Dinas Kesehatan akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas SDM mereka selaku tenaga kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jember Dr. Lilik Lailiyah menambahkan, tujuan dari Jambore ini untuk meningkatkan kompetensi skill dari kader posyandu untuk memberikan penyuluhan yang terbaik kepada warga tentang kesehatan.

“Jambore Kader Posyandu bertujuan untuk peningkatan kemampuan kader posyandu dalam komunikasi antar personal untuk mengajak masyarakat berprilaku positif terhadap kesehatan, menyediakan makanan sehat untuk keluarga dan mampu menyampaikan pada masyarakat kemampuan pijat untuk peningkatan nafsu makan balita serta mampu memberikan bantuan hidup dasar untuk kasus kecelakaan dan emergensi,: ungkap Dr. Lilik

Rangkaian acarapun dilanjutkan dengan penyerahan santunan kematian kepada ahli waris Ketua RT dan RW menerima santunan kematian sebesar Rp. 42.000.000 (Empat Puluh Dua Juta Rupiah). Adapun nama-nama ahli waris penerima yakni Umi Laeli dari Kecamatan Puger, Lutfiyah asal Kec. Ambulu, Tumini asal Kec. Puger, Winarni asal Kec, Ajung, Sutiyaningsih asal Kec, Jombang, Nurhati asal Kec. Mayang dan Uut Noviani asal Kec. Puger. (ipf)

Related Articles

Back to top button