Dosis Kedua Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama di Jember Mulai Disuntikkan

Jember – Dosis kedua vaksinasi Covid-19 di Jember mulai disuntikkan pada Rabu, 10 Februari 2021.

Kali ini pencanangan vaksinasi dosis kedua dilaksanakan di lantai dua Pendapa Wahyawibawagraha.

Sasarannya 6.636 orang, baik dari kalangan tenaga kesehatan, pendukung tenaga kesehatan, serta jajaran pejabat yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda).

Pada penyuntikan vaksin dosis kedua ini, jajaran pejabat itu meliputi Bupati Jember Faida, Waka Polres Jember Kompol Windy Saputra, Dandim 0824 Letkol. La Ode M. Nurdin.

Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Gatot Triyono dan Plt. Kepala Dinas Kesehatan juga mendapatkan suntikan vaksin dosis kedua.

Sebelum mendapatkan vaksin, mereka berhasil melewati tahap penapisan (screening) dari keluhan hipertensi hingga penyakit lainnya.Bupati Faida mengatakan merasa lega vaksinasi tahap pertama mencapai target lebih dari target nasional sebesar 70 persen.

Vaksinasi di Jember, katanya, mencapai 99,94 persen atau 6.636 orang dari jumlah target penerima vaksin sebanyak 6.640  orang.

“Ini adalah capaian yang sangat baik. Artinya, tim vaksinasi berhasil melaksanakan tugasnya dan semua tenaga kesehatan kooperatif untuk menjalankan vaksinasi dosis pertama,” ucap Bupati Faida.

Pada vaksinasi dosis kedua ini, targetnya adalah 6.636 sesuai jumlah penerima vaksin dosis pertama.

Faida berharap vaksinasi dosis kedua di puskesmas dan klinik-klinik swasta untuk kelompok nakes bisa terlaksana hingga tuntas, agar menjadi penyemangat bagi kelompok lainnya.

“Hingga pada akhirnya seluruh masyarakat mendapatkan vaksin Covid-19, dengan harapan imunitas masyarakat terjaga dan kehidupan kita bisa berjalan dengan baik,” katanya.

Vaksinasi dosis kedua pada tahap pertama ini sesuai jadwal ditargetkan selesai pekan ketiga bulan Februari.

Faida berharap upaya vaksinasi menjadi ikhtiar yang efektif dalam menanggulangi masalah Covid-19 di Indonesia.

Sementara itu, tahap kedua vaksinasi Covid-19 dengan target kelompok prioritas yang berada di garda terdepan di bidang pelayanan publik.

Kelompok ini termasuk TNI, Polri, ASN, pegawai BUMD dan BUMN yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Para lansia juga masuk pada tahap kedua.

Faida sendiri saat observasi selama 30 menit tidak mengalami kendala ikutan pasca-vaksinasi. (*)

Related Articles

Back to top button