Takmir Menjadi Contoh Sholat Berjamah

Wakil Bupati Jember Drs. KH. Abdul Muqit Arief berpesan kepada takmir masjid agar menjadi contoh untuk sholat berjamaah di masjid.

Pesan itu disampaikan Wabup dalam sambutan peringatan isro’ mi’roj yang diselenggarakan oleh Takmir Masjid Baitul Mubarok, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari.

Peringatan yang dikemas dalam pengajian umum, Jum’at ((30/3/2018) malam, itu mengangkat tema “Dengan Momentum Isro’ Mi’roj Mari Kita Tingkatkan Sholat Berjamaah di Masjid.”

Wabup tidak ingin seseorang yang mengajak ke dalam kebaikan mapah tidak melakukan kebaikan tersebut.

Lebih jauh Wabup menjelaskan, memperingati isro’ mi’roj berarti memperingati diperintahkannya sholat.

Sholat menjadi syarat pertama ketika menghadap Allah SWT kelak. Di hadapan Allah SWT, pertama kali yang ditanya adalah sholat. Bila sholatnya lulus, amalan amalan lainnya ikut lulus.

“Oleh karena itu, adik adik remaja harus aktif di masjid. Jangan aktif ketika acara ini saja,” ujar Wabup.

Ukuran sukses acara ini bukan sekedar banyak pengunjungnya. Tetapi setelah acara ini masjid semakin ramai oleh jamaah.

“Yang biasa sholat tahunan, ikut sholat lima waktu,” tutur pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Silo ini.

Bagi warga sekitar mushollah atau masjid juga mempunyai tanggung jawab sendiri untuk memakmurkan masjid.

“Tidak sempurna sholat seseorang kecuali ia sholat dalam masjid,” tutur Wabup menyitir sebuah hadits.

Selain pengajian umum, peringatan isro’ mi’roj itu juga menjadi media untuk membagikan paket sembako kepada 113 lansia dan warga miskin. Secara simbolis bantuan diberikan kepada 18 warga. (*f2)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button