Sinergi Operasi Katarak Terus Berlanjut

Sinergi aksi kemanusiaan dalam bentuk operasi katarak gratis bagi 5.000 dhuafa antara Pemerintah Kabupaten Jember dengan RS Bina Sehat terus berlanjut.

Sabtu (2/6/2018) dilaksanakan screening katarak kepada 87 pasien. “Tanggal 5 Juni 2018 akan ada baksos melanjutkan bakti sosial 5000 dhuafa untuk operasi katarak gratis,” jelas Direktur RS Bina Sehat dr. Maria Ulfah MMRS.

Lebih jauh ia menjelaskan, operasi katarak melibatkan kerjasama tim medis dari RS dr. Soebandi dan tim dokter spesialis mata RS Bina Sehat.

Dalam kegiatan screening ini sebenarnya memanggil 240 pasien delapan kecamatan. Namun, pasien yang bisa hadir sebanyak 87. Dari jumlah ini, ada 50 pasien yang bisa dilanjutkan dengan operasi.

Terkait jumlah pasien, Maria Ulfah menyebutkan target sebanyak 100 pasien. Dengan demikian, akan ada pemanggilan pasien lagi selain 50 pasien yang telah dinyatakan bisa menjalani operasi.

Tanggal 5 Juni nanti, sekitar 47 pasien sisa operasi yang sebelumnya untuk bisa operasi di hari yang sama,” jelasnya.

Prosedur operasi katarak gratis ini dimulai dengan tahapan proses screening. Pasien yang sudah mendaftar maupun pendaftar baru di-screening oleh dokter umum untuk menentukan katarak atau tidaknya.

Setelah screening oleh dokter umum berlanjut ke screening lanjutan oleh dokter spesialis mata. Screening tahap ini dibantu oleh dokter spesialis mata dari RS dr. Soebandi untuk menentukan kelayakan berlanjut ke operasi atau tidak.

“Setelah acc (persetujuan, red) operasi, kita pilih katarak dengan visus 3 per 60, cek gula darah, cek tensinya. Jika semuanya normal, baru di-acc operasi,” terang Maria Ulfah.

Lebih jauh ia menjelaskan, operasi katarak ini berlangsung secara berkesinambungan. Namun, ada kendalanya pada total pasien yang diundang, karena tidak semuanya bisa hadir.

Beberapa kendala ditemui oleh pasien, diantaranya terkendala relawan yang tidak bisa dihubungi atau si pasien nomor teleponnya ganti.

“Maka dari itu, dibutuhkan peran pihak lain. Seperti dari pihak kecamatan, untuk bisa mencari pasien katarak dan didatangkan untuk bisa dioperasi sehingga tuntas jumlah pasien yang kita punya dan semuanya bisa teroperasi,” pungkasnya. (Izza, Mutia, *f2)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker