Sambut Baik KPPBC Jember, Bupati Berharap Perkuat Jaringan Usaha

Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR., menyambut baik kehadiran Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C di Jember.

Kehadiran pelayanan kepabean ini diharapkan mampu memperkuat pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Jember.

Bupati Faida mengatakan, kota akan tumbuh ekonominya bila memenuhi tiga hal. Yaitu, pemerintah yang mau bekerja, swasta yang mau berinvestasi, dan masyarakat yang mendukung

Menurut orang pertama di Jember ini, pemerintah yang mau bekerja bukan hanya pemerintah daerah saja.

“Tetapi lintas instansi vertikal juga, yang di dalamnya ini ada kantor bea cukai di Jember, menjadi suatu bagian penting daripada syarat pertama,” jelasnya.

Peresmian Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean C Jember yang terletak di Jalan Kalimantan 33  berlangsung pada Jum’at 23 November 2018.

Dalam peresmian tersebut juga dilakukan pemusnahan rokok ilegal. Sebelumnya, kantor bea dan cukai ini berada di Panarukan Kabupaten Situbondo.

Menurut Bupati Faida, kantor bea dan cukai memiliki jaringan yang luar biasa. Bagi bupati, jaringan ini bisa memperkuat jaringan usaha di Kabupaten Jember.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Jember, bupati menyambut gembira hadirnya kantor bea dan cukai di Kabupaten Jember.

Keberadaan kantor bea dan cukai di Jember diharapkan adanya fungsi-fungsi sinergisitas yang akan membantu dunia usaha dan masyarakat, baik usaha pemula maupun usaha yang sudah Berjaya.

Sementara itu, Dirjen Bea dan Cukai Heru Pambudi menyampaikan, pemindahan kantor bea dan cukai ke Kabupaten Jember agar mendekatkan pelayanan dengan klien.

“Sekitar sebelas pabrik yang beroperasi di Jembe. Di wilayah sebelumnya (Panarukan, red) relatif kecil,” ungkapnya. Upaya ini diharapkan dapat memberikan pelayanan yang mudah, cepat, dan murah.

Heru Pambudi juga menjelaskan upaya ini untuk memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum dalam rangka memberantas rokok ilegal, dan kerjasama dengan Kantor Pos yang membawa barang-barang tanpa ijin.

Selain itu, kantor ini diharapkan dapat menjadi pelindung masyarakat, supaya juga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dearah.

“Kita ingin memastikan bahwa on the one hand, kenaikan tarif tidak akan berdampak pada penerimaan, karena kita akan dapat dari perpindahan ilegal menjadi legal,” jelasnya.

Kepala KPP BC Jember Tubagus Herman Firmansyah menjelaskan, kantor bea dan cukai yang dibangun di Jember membawahi tiga kabupaten yaitu Situbondo, Bondowoso, dan Jember.

“Kehadiran kami tidak hanya sekedar fisik saja, tetapi bisa memberikan nilai lebih bagi Kabupaten Jember,” ujarnya. (mutia/izza/*f2)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker