Roxy Square Menambah Mal Tangguh di Jember

Bertambah lagi mal tangguh di Jember. Kali ini Roxy Square di Kelurahan Sempusari, Kecamatan Kaliwates mendapatkan sertifikat penghargaan dari Bupati Jember, dr. Faida, MMR.

Saat berkunjung ke pusat perbelanjaan itu, Rabu, 16 September 2020, Bupati Faida menyebut pelayanannya sudah berbeda dari sebelumnya.

Seperti diketahui, di tempat itu sempat viral pengunjung yang berjubel. Kini semua tertata dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Saat ini pengunjung dengan kesadaran penuh menaati protokol kesehatan. Dengan kesadaran diri dan kontrol diri menggunakan APD sangat baik,” terang Bupati Faida.

Roxy Square Jember menjadi mall tangguh dan bersertifikat, menyusul Jadi Fashion yang pertama menjadi toko tangguh. Juga telah berpaktaintegritas, bahwa roxy square akan memenuhi syarat-syarat sebagai mal tangguh.

“Hari ini, kita bisa saksikan bahwa roxy square memenuhi standar protokol Covid-19 sebagai mal tangguh,” terang Bupati Faida.

Menurutnya, manajemen Roxy Square sangat kooperatif dengan gugus tugas dan segera memperbaiki pelayanan serta mengatur alur pengunjung dengan baik.

Gugus tugas pun menilai mal ini telah berkomitmen menjalankan protokol Covid-19. “Gugus tugas menyediakan pengawas protokol covid di tempat-tempat yang ramai, termasuk di mal roxy square ini,” terangnya di hadapan wartawan.

Mal, pertokoan, dan pasar tetap bisa beroperasi di masa pendemi menjadi harapan bersama semua pihak.

Penerapan protokol Covid-19 yang ketat di Jember diharapkan efektif menekan penambahan penularan. “Hingga pada saatnya nanti masuk kepada zona kuning dan hijau,” tutup Bupati Faida.

Manajemen Roxy Square Jember, Luis Santana, menyampaikan, pihaknya telah menjalankan standar protokol Covid-19 sesuai instruksi dari Pemkab Jember.

“Seperti mulai dari pengunjung diwajibkan untuk menggunakan masker, mencuci tangan sebelum masuk dan pengecekan suhu,” katanya.

Untuk karyawan sendiri, pengecekan suhu tubuh juga dilakukan setiap hari. Kewajiban menggunakan masker dan faceshild sangat ditekankan.

“Kami melayani supaya ekonomi tetap berjalan. Supaya tenaga kerja juga tetap bisa kerja, standar protokol covidnya tetap akan kita kedepankan,” ujarnya.

Alur jalan bagi pengunjung, dianggapnya tidak terlalu sulit. Sebab, mobilitas penduduk berkurang selama pandemi ini.

“Di sini memang kebutuhan pokok yang dilayani menjadi utama. Ini juga alasan kenapa mereka masih ke roxy,” terangnya. Pukul 21.00 pertokoan sudah ditutup. (hafidz/ izza/ *f2)

Related Articles

Back to top button
Close