Program Beasiswa Tahfidz Viral, Wali Kota Tasikmalaya Temui Bupati Faida

 width=

Program pro rakyat yang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Jember berupa beasiswa bagi penghafal Al Qur”an atau tahfidz ternyata menarik minat pemimpin daerah lain untuk memperlajari dan menerapkannya.

Salah satu pemimpin yang tertarik yakni Budi Budiman. Wali Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, ini datang bersama para pejabatnya bertemu Bupati Jember, dr. Faida, MMR., di Pendapa Wahyawibawagraha, Kamis, 12 Desember 2019.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Bupati Faida lebih banyak memaparkan beberapa” program pemerintah untuk masyarakat. Termasuk beasiswa, utamanya beasiswa bagi tahfidz, yang menjadi salah satu dari 22 Janji Kerja Bupati dan Wakil Bupati tersebut.

Kepada wartawan, Bupati Faida mengungkapkan sebenarnya banyak daerah selain Tasikmalaya yang berkirim surat untuk mengetahui lebih jauh tentang program beasiswa. Baginya, keinginan tersebut sangat baik.

“Kabupaten Jember pun banyak belajar dari kabupaten dan kota lain,” tutur bupati.

“Setiap pemimpin pasti punya cita-cita. Setiap pemimpin perlu berbagi dan saling mendukung satu sama lain. Karena, masing-masing secara teknis ada pengalaman yang perlu dipelajari,” imbuhnya.

Menurut Bupati Faida, Tasikmalaya memiliki industri kreatif yang bagus. Kota ini bahkan akan menjadi peserta di Jember Fashion Carnaval (JFC) 2020.

“Nanti Jember juga akan belajar membuat mukenah seperti di Tasikmalaya. Kami ingin belajar di sana dan akan melakukan kunjungan balasan, belajar dari hal baik,” tuturnya.

Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, menyatakan, pihaknya melihat video yang viral di media sosial tentang apresiasi yang diberikan Pemerintah Kabupaten Jember kepada para tahfidz. “Kebetulan, Tasikmalaya terkenal juga dengan Kota Santri dengan program tahfidz, tapi belum sampai pada program beasiswa,” ungkapnya.

Budi Budiman, menyampaikan, kunjungannya ini untuk melihat langsung atas ketertarikannya dengan program ini, Baik dari segi hitungan, kebijakan, payung hukum, serta anggarannya. Kunjungannya juga sebagai apresiasi kepada Bupati Faida atas program yang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Jember.

“Kita langsung ke sini dan mendapatkan penjelasan yang lengkap. Biar kami bisa mendengar dan melakukannya. Banyak belajar. Saya apresiasi, karena Jember punya bupati yang sangat luar biasa,” tegasnya.

Menurutnya, sebuah program menyangkut masalah regulasi. Karena itu, strukturnya harus jelas. “Perlu payung hukum, seperti perbup dan lainnya. Dengan harapan, programnya akan berjalan baik dan dapat bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

“Apabila bisa melaksanakan hal yang sama, seperti yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Jember, saya yakin, kalau kita melakukan (program, red) itu berkah dan bernilai ibadah. Karena, tiap daerah memiliki volume potensinya masing-masing,” pungkasnya. (mutia/izza/*f2)

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close