Produk Lokal Harus Jadi Tuan Rumah

No comment 894 views

Produk lokal yang dihasilkan masyarakat Jember harus menjadi tuan rumah di Kabupaten Jember. Produk lokal pun harus berjaya di pertokoan modern berjaringan yang  saat ini tumbuh subur di Bumi Pandhalungan ini.

“Kita ingin pameran itu yang efektif. Tujuannya jelas, yaitu tujuannya produk lokal IKM (industri kecil menengah) bisa berjaya di toko modern dan bisa eksport. Itu targetnya,” tutur Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR., Kamis (26/4/2018).

Pemerintah menggelar Temu Usaha dan Coaching Clinic di Pendapa Wahyawibawagraha, yang dikemas dalam tema “Jember Mandiri Bersama IKM.” Sedikitnya 96 pelaku IKM diundang untuk bertemu dengan PT. Trans Retail Indonesia, perusahaan yang memasok barang di toko berjaringan Transmart.

Transmart sendiri di Kabupaten Jember dalam tahap pembangunan. Direncanakan tahun ini selesai dibangun dan diluncurkan untuk masyarakat Kabupaten Jember bersama sejumlah produk lokal Jember.

“Ini langkah awal saya mengundang Transmart untuk datang ke Jember. Kita pertemukan dengan produk-produk Jember,” ungkap bupati dalam sambutannya.

Produk lokal yang dipamerkan dalam temu usaha itu dinilai langsung oleh manajemen Transmart. Apabila ditemukan beberapa kekurangan persyaratan dalam produk, Bupati mendorong untuk dipenuhi pemerintah melalui Disperindag.

“Saya berharap Transmart dapat menjadi mitra dalam program Jember Mandiri Bersama IKM,” harap bupati. Beberapa mall yang baru berdiri di Jember, lanjut bupati, telah menjalankan komitmen kepada pemerintah, yakni menyediakan outlet produk lokal.

“Produk-produk Jember yang akan masuk disana difasilitasi. Namanya jualan bareng. Namanya gotong royong. Jember mandiri dengan IKM,” cetus perempuan pertama Bupati Jember ini.

Produk yang sudah bisa masuk, lanjut bupati dibuatkan surat kesepakatan bersama Transmart. Kerjasama dengan Transmart ini merupakan kesempatan emas. Bukan hanya di Transmart cabang Jember. Kalau produk berhasil dalam uji coba maka akan masuk jaringan nasional dan internasional.

Bupati menegaskan, tahun ini pemerintah fokus kepada program Jember Mandiri. “Mandiri secara ekonomi berarti ekonomi kerakyatan, kekuatannya di rakyat,” katanya. “Kalau Jember mau bangkit, berarti IKM-nya  harus bangkit. Kalau bangkit sendiri-sendiri kita kalah. Sekarang waktunya bangkit bersama-sama,” ujar bupati.

Sementara itu, Corporate Communication GM Transmart Carrefour Satria Hamid menyampaikan komitmennya untuk menjadikan kegiatan yang diselenggarakan Pemkab Jember menjadi contoh bagi pengembangan UMKM.

“Ini suatu kegiatan yang sangat bagus sekali. Jember akan menjadi salah satu contoh,” katanya. Kegiatan yang dimaksud yaitu Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan produk-produk lokal yang akan masuk di jaringan Transmart di seluruh Indonesia.

Satria Hamid menyatakan akan menyiapkan tempat khusus untuk produk Jember dengan menjadikan UMKM ini pemasok bagi Transmart. “Dimulai hari ini untuk bisa menjadi pemasok bagi kita,” tuturnya.

Ia berharap para pengusaha IKM mampu menyesuaikan dengan sistem di Transmart. “Jika produknya bagus, maka produknya bisa didistribusikan di outlet kita di seluruh Indonesia yang ada 110 saat ini,” ungkap Satria Hamid.

Saat melihat pameran produk IKM Jember, Satria Hamid mengaku melihat banyak produk-produk bagus. Produk-produk itu akan diseleksi satu per satu untuk menjalin kerjasama. “Kalau sudah bekerjasama dengan kita harus ada komitmen mengenai kepastian mereka memasok kita,” jelasnya.

Kontinuitas produk yang masuk ke Transmart  harus dijaga. Trans Retail Indonesia akan mengimplentasikan Jember Mandiri sejauh IKM juga mau berkembang, mau membaca pasar, dan mau maju bersama Transmart.

Setelah melihat produk yang dipamerkan di pendapa, Satria hamid memberiakn saran kepada pelaku usaha agar memberikan barcode pada produknya untuk memudahkan di kasir. “Saya masuk sini sangat positif sekali,” ujarnya, seolah memberikan sinyal kerjasama dengan IKM Jember. (izza/*f2)

No Response

Leave a reply "Produk Lokal Harus Jadi Tuan Rumah"