Peserta Upacara Berpakaian Adat

1 Juni ditetapkan oleh Presiden RI Joko Widodo sebagai Hari Lahir Pancasila. Untuk memperingati alat pemersatu bangsa ini, Pemerintah Kabupaten Jember menggelar serangkaian kegiatan selama satu bulan.

Tajuk yang diangkat adalah Bulan Pancasila. Sedangkan tema yang diangkat adalah Kita Pancasila: Bersatu, Berbagi, Berprestasi. Semua potensi di masyarakat digerakkan untuk menyemarakkan.

Peringatan dimulai dengan memasang baliho, banner, maupun spanduk di berbagai instansi pemerintah dan swasta.

Pada Jumat, tepat 1 Juni 2018, peringatan dimulai dengan upacara. Upacara tingkat kabupaten dipusatkan di Alun-alun Jember.

Upacara juga digelar di semua kecamatan, dengan melibatkan Forpimcam dan unsur masyarakat setempat. Sekolah SD, SMP, dan SMA juga menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila.

Ada yang istimewa saat upacara, yakni pesertanya menggunakan pakaian adat. Ada penilaian bagi peserta yang memakai pakaian adat yang menarik.

Tentu saja ada hadiah yang telah disiapkan untuk peserta dengan pakaian paling menarik. Bupati dan Forpimda menjadi bagian tim penilai pakaian adat menarik.

Bagi bayi yang lahir pada 1 Juni di tiga rumah sakit pemerintah (RSD Soebandi, RSD Balung, RSD Kalisat) akan mendapatkan Akta Lahir  Pancasila.

Ada pula Nuzulul Qur’an dan Doa untuk Persatuan Bangsa, yang akan diisi tausiah oleh KH. Rosidi Baihaqi dari Ponpes Miftahul Ulum Kalisat. Ketua MUI Jember Prof. Halim. Subahar juga akan memberikan ceramah dengan tema Relasi Islam dan Pancasila. [*]

No Response

Leave a reply "Peserta Upacara Berpakaian Adat"