Peserta Tes CPNS Diimbau Tepat Waktu

This slideshow requires JavaScript.

Koordinator Pelaksanaan Tes CPNS Zona Jember Nur Hasanah mengatakan, ada tiga peserta yang telat pada tes hari ketiga. Mereka pun diberi kesempatan ikut tes pada hari terakhir.

“Mereka tidak ditolak. Tapi ditunda,” katanya saat ditemui wartawan di Balai Serba Guna, Minggu 28 Oktober 2018.

Nur Hasanah mengaku mendapat informasi yang menyebut panitia menolak tiga peserta yang telat. Menurutnya, hal itu tidak benar. Ia menjelaskan alasan penundaan tersebut.

“Pada saat orang tiga itu datang, Pansel sudah melakukan pengarahan. Kalau tidak dilakukan penundaan, kuatirnya mereka tidak bisa mengikuti rambu-rambu (mengerjakan tes},” ujarnya.

Pansel telah berkoordinasi untuk melakukan pemanggilan kepada tiga orang tersebut. Mereka akan diperbolehkan untuk mengiuti tes pada hari terakhir.

Seleksi pada hari terakhir masih memungkinkan untuk diikuti oleh tiga orang tersebut.

Penundaan dilakukan juga antisipasi tidak berimbas pada pelaksanaan tes selanjutnya. Karena pada sesi pertama, tes dimulai pada pukul 08.00. Apabila terlambat maka berimbas pada tes berikutnya.

Kedepannya, ia berharap peserta untuk mengikuti peraturan. Yaitu datang satu jam sebelum mulai. Hal ini ini untuk antisipasi absensi, verifikasi, dan duduk di tempatnya masing-masing.

Pada pelaksanaan tes CPNS pada hari Minggu 28 Oktober 2018, Nur Hasanah mengaku tidak mengalami kendala teknis. Juga tidak menemukan pelanggaran.

Adanya kejadian pelanggaran di zona lain, Nur Hasanah mengaku meningkatkan pengawasan. Pansel juga ikut memverifikasi identitas peserta, selain oleh tim verifikasi.

Tes CPNS di Jember dijaga oleh tim dari Panselnas. Polres Jember juga terlibat pengamanan, penjagaan, maupun pemeriksaan barang bawaan peserta.

Setiap hari sedikitnya 35 personil kepolisian disiagakan di lokasi tes CPNS, baik yang berpakaian dinas maupun preman.

“Jumlah 35 ini tidak termasuk petugas kemanan dari Sat Pol PP dan Dishub,” ujar Kapolsek Kaliwates Kompol Supadi.

Sementara itu, pelanggaran yang terjadi di zona lain diduga perjokian. Seorang pria diamankan panitia karena antara foto pada kartu peserta dengan foto di KTP tidak sama. Wajahnya juga tidak sama.

Persamaan hanya pada nama, NIK, nomor peserta, tampat dan tanggal lahir. Pria dengan inisial AJN ini diketahui kelahiran Pinrang dengan nomor peserta 3004-112-0012884.

Sementara itu, data yang diterima dari panitia, peserta tes yang tidak hadir pada hari Sabtu 27 Oktober 2018 sebanyak 29 orang. (*f2)

No Response

Leave a reply "Peserta Tes CPNS Diimbau Tepat Waktu"