Pengajian Malam Jum’at Manis, Berdoa Sekaligus Berdialog Bersama Masyarakat

Pengajian rutin Malam Jum’at Manis menjadi sarana berdoa kepada Allah SWT, sekaligus dialog antara pemimpin dengan rakyatnya.

Ini ditegaskan Bupati Jember, dr. Faida, MMR., ketika bersholawat bersama masyarakat di Pendapa Wahyawibawagraha, Kamis malam, 26 Desember 2019.

“Pendopo ini memang dibuka pintunya, karena niat tawasul untuk berdoa bersama-sama, sekaligus dialog pemimpin dengan rakyat,” ujar bupati dalam sambutannya.

Sholawat bersama ini digelar rutin, dan tidak ada undangan khusus. Semua bisa datang ikut bersholawat.

Bupati menegaskan, pintu pendopo terbuka untuk rakyat. Karena pendopo memang rumah rakyat. “Terbuka untuk semua yang mempunyai niat baik untuk doa bersama,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, bupati menyampaikan beberapa program pemerintah yang telah berjalan baru-baru ini. Diantaranya kongres takmir, kongres tani, kongres kader posyandu, dan beberapa realisasi janji kerja.

Secara khusus bupati menginformasikan adanya bantuan bola mata palsu. Jamaah sholawatan yang hadir diharapkan memberitahukan ke warga yang membutuhkan.

Proses pemasangan bola mata palsu ini, lanjut bupati, tidak terlalu sulit. “Selamat kepada yang mendapat bola mata baru. Semoga menjadi kebahagiaan tersendiri,” kata bupati.

Seorang warga Kecamatan Kalisat telah mendapatkan bantuan bola mata palsu ini. Dia adalah Ary Wahyu handayani. Perempuan ini pun telah merayakan pernikahannya dengan Faisol Amin pada Rabu, 11 Desember 2019. (mutia/izza/*f2)

 

 

 

 

 

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close