Pemkab Bandung Belajar Penyusunan SKJ ke Jember

This slideshow requires JavaScript.

Upaya melakukan reformasi birokrasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Jember mendapat perhatian pemerintah daerah lainnya.

Salah satunya, Pemerintah Kabupaten Bandung yang melakukan studi banding pada Kamis, 05 September 2019. 

Rombongan dari Kabupaten Bandung dipimpin oleh Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Kabupaten Bandung Drs. H. Yudi Abdurrahman, M.Si. 

Asisten Administrasi Sekretaris Daerah Kabupaten Jember Drs. Soeprapto, MM. berkesempatan menyambut kedatangan rombongan. 

Penyambutan yang dilanjutkan dengan dialog berlangsung di aula bawah Pemkab Jember. 

Yudi Abdurrahman pada awal pertemuan menyampaikan tujuan kunjungan studi banding ke Kabupaten Jember.

“Maksud kami kesini semata-mata menyerap apa yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Jember,” terang Abdurrahman. 

“Khususnya berkaitan dengan penyusunan standar kompetensi jabatan (SKJ),” imbuh Abdurrahman. 

Pilihan untuk studi banding ke Kabupaten Jember karena mendapatkan rekomendasi dari Kementerian PAN dan RB. 

Sebenarnya ada tiga kabupaten dan kota yang disampaikan Kemenpan RB sebagai tujuan studi banding. Namun, pilihan jatuh ke Kabupaten Jember. 

Merespon penyampaian Abdurrahman, Soeprapto menyampaikan bahwa reformasi birokrasi merupakan tuntutan yang disampaikan rakyat sejak bergulirnya era reformasi tahun 1998.

Salah satu bentuk reformasi itu adalah SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan). “Dua tahun ini kami berkutat dengan SAKIP,” tutur Soeprapto.

Pemerintah berusaha mewujudkan birokrasi yang bersih, akuntabel, dan efesien, yang memiliki jiwa pelayanan. Reformasi pun dilaksanakan, termasuk sumber daya manusianya. 

Menurut Soprapto, pemenuhan Standar Kompetensi Jabatan (SKJ) termasuk dalam reformasi SDM aparatur. 

“Kabupaten Jember sudah melaksanakan, namun masih pada tataran SKJ pada Jabatan Tinggi Pratama,” ungkap Soprapto. 

Penerapan SKJ untuk jajaran di bawah Jabatan Tinggi Pratama, lanjutnya, belum terlaksana. Namun masih terus diupayakan untuk memenuhi SKJ. 

Dalam kesempatan itu, Soprapto juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR akan kembali menggelar seleksi terbuka jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember. (*f2)

 

 

 

No Response

Leave a reply "Pemkab Bandung Belajar Penyusunan SKJ ke Jember"