Harapan di PHI Ke-90

No comment 203 views

This slideshow requires JavaScript.

Sekeretaris Daerah Ir. Mirfano menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Ibu ke-90 yang berlangsung di Alun-alun Jember, Sabtu, 22 Desember 2018. Dalam pidatonya, Mirfano menyampaikan pesan  Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Yohana Yembise.

Dalam pidatonya itu, Yohana Yembise menyampaikan harapannya di Peringatan Hari Ibu Indonesia ke-90. Hakekat Peringatan Hari Ibu (PHI) setiap tahunnya  adalah   untuk mengingatkan   seluruh   rakyat   Indonesia, terutama generasi muda, tentang arti dan makna Hari Ibu sebagai sebuah momentum kebangkitan bangsa, penggalangan rasa persatuan dan kesatuan, serta gerak perjuangan kaum perempuan yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

“PHI juga diharapkan dapat mendorong semua pemangku kepentingan untuk memberikan perhatian dan pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan,” kata Yembise.

Selain itu, PHI diharapkan dapat membawa pengaruh positif bagi peningkatan kualitas hidup, pemenuhan hak dan kemajuan perempuan. Di lain sisi, juga diharapkan dapat memberikan keyakinan yang besar bahwa perempuan apabila diberi peluang dan kesempatan, dia akan mampu meningkatkan kualitas hidupnya serta mengembangkan segala potensi dan kemampuan yang dimilikinya.

Saat ini, lanjut Yembise, terbukti perempuan dalam berbagai   dimensi   kehidupan   berbangsa   dan   bernegara, mampu  menjadi  motor  penggerak  dan  motor  perubahan (agent of change).

Perempuan Indonesia masa kini adalah perempuan yang sadar dan memahami memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan laki-laki. Prinsip kesetaraan yang mendasari tentang pentingnya pembagian tugas, peran dan tanggungjawab yang seimbang antara perempuan dan laki-laki mulai dari lingkup keluarga serta masyarakat, bahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Perempuan dan laki-laki, keduanya, adalah “parthnership” sekaligus sebagai sumber  daya  insani  yang  menentukan keberhasilan pembangunan nasional.

PHI ke-90 tahun ini mengusung tema “Bersama meningkatkan peran perempuan dan laki-laki dalam membangun ketahanan keluarga untuk kesejahteraan bangsa”.

Tema ini dibangun dengan melihat situasi dan  kondisi bangsa Indonesia Tahun 2018 dan menyelaraskan dengan arah kebijakan   pembangunan   Pemberdayaan Perempuan   dan   Perlindungan Anak sebagaimana  telah tercantum dalam RPJMN 2015-2019, serta mewujudkan Nawacita sebagai salah satu agenda nasional.

Berbagai persoalan sosial saat ini marak terjadi, dan berdampak kepada kehidupan masyarakat, khususnya perempuan dan anak, seperti terjadinya kekerasan, bentuk-bentuk perlakukan diskriminatif, dan lain- lainnya. Tentunya, diperlukan berbagai cara untuk dapat mencegahnya.

“Peran keluarga menjadi salah satu yang diharapkan dapat menjadi bagian utama atau pilar untuk mencegah terjadinya kekerasan melalui penanaman nilai-nilai karakter, dan budi pekerti. Ketahanan keluarga sekaligus juga menjadi pondasi dalam menerapkan kehidupan yang harmonis, damai, dan religius,” terang Yembise.

Pelibatan semua unsur masyarakat dan multi stakeholder sangat diperlukan, termasuk peran laki-laki dalam kampanye-kampanye atau gerakan yang mendukung pencegahan kekerasan, dan pencapaian kesetaraan gender. He for She menjadi salah satu komitmen global yang harus digelorakan sampai akar rumput. (izza/*f2)

 

No Response

Leave a reply "Harapan di PHI Ke-90"