Dokter Intership Harus Perhatikan Ibu Hamil Risiko Tinggi

Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR. menerima 15 dokter yang menjalani program intership di Kabupaten Jember. Pertemuan berlangsung di Pendopo Wahyawibawagraha, Rabu 26 Desember 2018.

Menurut bupati, dokter intership ini merupakan sumberdaya tambahan yang sangt diperlukan. Mereka juga merupakan salah satu solusi pelayanan kesehatan di Kabupaten Jember.

Kepada para dokter muda itu, bupati berpesan agar mengambil bagian dalam kegiatan maupun program yang dijalankan oleh Pemkab Jember.  “Ambil bagian sebagai warga aktif dalam kegiatan atau program-program Pemkab Jember,” pesan bupati.

Kondisi Jember saat ini, lanjut bupati, banyak terjadi bencana yang cukup meluas di sebagian besar wilayah kabupaten dengan 31 kecamatan ini.

“Sedikit – banyak masyarakat memerlukan perhatian kesehatan ekstra,” ujarnya. Perlu tim medis yang bergantian turun di lapangan melayani saat peninjauan banjir. Pemerintah tidak hanya memberikan bantuan logistik, tetapi juga memberikan pelayanan kesehatan.

Permasalah lain yang dihadapi Kabupaten Jember yakni angka kematian ibu dan bayi yang masih tinggi. Dokter intership harus mempunyai jadwal dan perhatian khusus kepada ibu hamil di wilayah setempat. Perhatian diberikan kepada ibu hamil risiko tinggi dan bayi dengan perhatian khusus.

Para dokter harus memegang data ibu hamil risiko tinggi dan bayi yang membutuhkan perhatian khusus. “Memegang data adalah memegang kunci masaah. Sebagai satu partisipasi nyata, sebagai satu perhatian nyata, dan sebagai satu kewaspadaan yang nyata,” tutur bupati.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jember dr. Siti Nurul Qomariyah, M.Kes. menjelaskan, dokter internship adalah wajib kerja bagi dokter yang telah lulus. Selama satu tahun mereka ditempatkan di daerah.

“Untuk meningkatkan keterampilan dan kemahiran kerja sebagai dokter,” jelasnya mendampingi Bupati Jember Faida.

Sebanyak dokter itu akan berada di Jember selama 8 bulan di rumah sakit dan 4 bulan di puskesmas., Rumah sakit yang menjadi tempat intership yakni Rumah Sakit Kaliwates, satu puskesmas induk di Mayang.

Mereka juga bertugas di empat puskesmas satelit, yakni Puskesmas Gladak Pakem, Silo, Mumbulsari, dan Puskesmas Jember Kidul. (mutia/*f2)

 

 

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker