Bupati Tinjau Lokasi Banjir, Warga dan Ternak Tercukupi Makanan

This slideshow requires JavaScript.

Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR., bersama anggota Forkopimda Kabupaten Jember meninjau lokasi bencana banjir yang terjadi di Kecamatan Kencong, Rabu 26 Desember 2018. Para pejabat meninjau kondisi warga yang mengungsi dan posko-posko bantuan.

Bupati Jember Faida mengatakan, sebagian warga sudah ada yang kembali ke rumahnya masing-masing. Tetapi sebagian ada yang masih di pengungsian.

“Sebagian justru memilih di atas tanggul ini, karena mereka ingin mengawasi rumah mereka di bawah,” katanya kepada wartawan yang mewawancarai di tanggul penahan air.

Warga serta ternak yang mereka bawa terlayani dengan suplai makanan yang mencukupi selama di pengungsian. Meski demikian, mereka ingin untuk segera kembali apabila tanggul telah selesai diperbaiki.

“Kita sudah janjikan, kita akan segera bergerak memperbaiki. Insya Allah maksimal dua minggu bisa kembali pulih, dan mereka merasa aman dan bisa kembali ke rumah masing-masing,” tutur bupati.

Bupati menjelaskan, penanganan banjir ini dibantu oleh TNI, Polri, BPBD, PMI, relawan, dan masyarakat yang bekerja secara bergotong royong dengan tetap membagi tugas.

This slideshow requires JavaScript.

Batalion 515 dan Kodim 0824 fokus pembersihan wilayah terdampak bencana. BPBD untuk mengurus pemulihan kebencanaan, Dinas Sosial mengurusi pemulihan pengungsi, dan Dinas Kesehatan untuk mengatasi masalah kesehatan.

“Ada pengungsi ibu hamil, lansia, dan anak-anak yang perlu perhatian khusus,” jelasnya.

Tidak hanya warga yang mendapatkan bantuan. Ternak-ternak warga yang ikut diungsikan juga mendapatkan suplai makanan dari Dinas Peternakan supaya tetap hidup.

Bupati Faida mengatakan, begitu luas hektar sawah yang terdampak bencana. Petani yang mengalami kerusakan paad tanamannya dibantu supaya mereka segera bisa tanam kembali dan pulih kembali.

“Setelah aman urusan kebencanaan ini, kita akan bahas urusan pertanian,” ungkap perempuan berlatar belakang dokter ini.

Dari hasil pemantauan di lokasi bencana, bupati menilai tanggul yang jebol harus segera dipulihkan.

Untuk masalah pengungsian, air bersih sudah cukup. Hanya saja distribusi selimut dan alas tidur masih belum tersampaikan.

Penanganan bencana ini akan dievaluasi setiap minggu. Apabila upaya yang dilakukan belum mencukupi maka upaya penanganan diperpanjang.

Sementara itu, Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Arif Munawar menyampaikan beberapa data terkait bencana akibat hujan deras yang mengguyur Jember dalam tiga hari.

Dandim menjelaskan rumah yang mengalami kerusak sebanyak dua unit serta sebanyak 555 KK terdiri dari lansia, ibu hamil, dan balita yang mengalami dampak banjir.

Lahan pertanian yang tergenang seluas 378,5 hektar dipastikan gagal panen, beserta ratusan ternak hilang bahkan mati.

Sementara infrastruktur yang rusak yaitu tanggul dengan kerusakan mencapai 60 meter. Jalan desa yang rusak sepanjang 9 km. Kerusakan juga menimpa sebuah SMP, satu masjid, satu PAUD, dan 8 mushollah.

Warga yang mengungsi di tanggul berjumlah 105 KK, di SD Kraton 3 ada sekitar 30 KK.  Sebagian warga yang mengungsi juga diketahui sudah kembali.

“Untuk dapur umum dari Dinas Sosial maupun PMI dan BPBD. Bantuan lain dari Kodim 0824 Jember, diantaranya 500 kilogram beras, 105 kardus mie instan dan sarung sekitar 100 potong,” jelasnya.  (izza/*f2)

 

 

No Response

Leave a reply "Bupati Tinjau Lokasi Banjir, Warga dan Ternak Tercukupi Makanan"