Bupati Serahkan 1.188 Unit Komputer untuk Sekolah di Jember

Bupati Jember, dr. Faida, MMR, menyerahkan bantuan 1.188 komputer untuk 41 SMP Negeri di Kabupaten Jember. Penyerahan berlangsung di Pendapa Wahyawibawagraha Jember, Jum’at, 13 Desember 2019.

“Bantuan ini untuk menuntaskan program di tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun 2017 telah diserahkan bantuan sebanyak 2.170 unit komputer, dan di tahun 2018 diserahkan 137 unit komputer,” terang  bupati.

Fasilitas komputer ini diharapkan dapat menjadi alat bantu pembelajaran dan menjadi fasilitas pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Dengan bantuan komputer ini, siswa di pelosok diharapkan tidak ketinggalan teknologi informasi. Zaman sudah berubah anak-anak boleh sekolah di pelosok, tetapi alat bantu sekolahnya tidak boleh ketinggalan,” tutur bupati.

Selain komputer, pemerintah juga membangun kelas-kelas pada tahun 2019. Serta telah mengumumkan pembangunan kelas pada tahun 2020.

Terkait dengan pembangunan sekolah, bupati menyebut bahwa pemerintah memakai Dapodik (Data Pokok Pendidikan) untuk menyelesaikan persoalan-persoalan fasilitas sekolah yang bertahun-tahun menjadi persoalan berkelanjutan.

Untuk pembangunan yang dijalankan oleh pemerintah, bupati meminta dunia pendidikan mengantisipasi terjadinya pungutan liar.

“Agar menjadikan orang tua lebih tenang, dan anak-anak bisa tenang pula mengenyam pendidikan,” tutur bupati.

Guna menghindari pungli itu pula, pengajuan proposal bantuan pada tahun ini berbeda. Langsung dikirim ke bupati di pendopo. “Pungli di dunia pendidikan harus dihapuskan sampai akar-akarnya,” tegasnya.

Bagi siswa di Jember yang berprestasi, lanjut bupati, pemerintah membuat enam kriteria agar siswa berprestasi bisa mudah melanjutkan pendidikannya.

Kriteria tersebut yakn prestasi akademik, olahraga, prestasi seni budaya, keagamaan, kepramukaan dan kepemudaan, serta prestasi di bidang kemanusiaan dan kepedulian sosial.

Berdasar kriteria tersebut, siswa berprestasi dapat memilih sekolah yang diinginkannya tanpa melalui tes.

Sejak dua tahun lalu Pemerintah Kabupaten Jember telah mengawal melalui rekomendasi dan surat bupati agar anak-anak berprestasi ini bisa mendapatkan sekolah tanpa tes.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 1 Semboro, Mudi Rokhman, mengatakan, program bantuan computer dari Pemerintah Kabupaten Jember ini sangat penting untuk menunjang kegiatan belajar mengajar di sekolah.

“Selama ini, untuk penggunaan komputer masih menumpang di SMKN 8 Jember, sehingga latihan persiapan ujian belum maksimal,” ungkapnya.

Ia berharap ke depannya bantuan itu bisa bermanfaat bagi anak-anak, dan menambah sumber wawasan siswa-siswa. (izza/mutia/*f2)

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker