Bupati Faida Ajak GP Ansor Bersinergi

This slideshow requires JavaScript.

Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR., menyampaikan rasa senangnya para pemuda yang tergabung dalam GP Ansor Kencong ikut mencegah peredaran narkoba.

“Karena pencegahan yang dikerjakan lebih serius, manfaatnya lebih besar daripada menunggu penindakkan,” katanya di MI Assuniyah Kencong, Jum’at 26 Oktober 2018, saat pembukaan Diklat Terpadu Dasar (DTD) Ansor Kencong.

Pencegahan peredaran narkoba merupakan bagian dari bela negara. Karena itu, Bupati Faida mengajak PC GP Ansor Kencong untuk bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Jember.

PC Ansor Kencong juga bisa bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Jember untuk program program kader bela negara. Bupati pun meminta PC GP Ansor Kencong menyiapkan kadernya.

“Mudah mudahan kader kader yang lulus DTD ini dapat  menjaga agama dan bangsa, menjadi benteng NKRI, penjaga ulama dan agama, dan dapat menjadi generasi yang dibanggakan, generasi yang selamat dunia akhirat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Faida juga menjadi pemateri dengan menyampaikan materi pembangunan karakter bangsa. Materi ini mengajak untuk mencintai produk dalam negeri, khususnya produk lokal Jember.

Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo yang juga menjadi pemateri dalam DTD itu mengungkapkan rasa bangga karena Ansor bersama Polres Jember menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Negara harus hadir memberikan perlindungan kepada segenap bangsa dan memberikan rasa aman bagi seluruh rakyat Indonesia,” katanya.

Dalam materinya, Kapolres menyampaikan empat peranan Wawasan Nusantara. Pertama, mewujudkan kesatuan dan persatuan. Kedua, menumbuhkan rasa tanggung jawab atas pemanfaatan lingkungan.

Ketiga, meneggakkan kekuasaan dalam melindungi kepentingan nasional ,dan upaya menegakkan ketertiban dunia. Keempat, cinta tanah air.

Cara meningkatkan rasa cinta tanah air dengan mempelajari sejarah dan mencintai produk dalam negeri, dan mempertahankan kedaulatan negara.

Sementara Ketua PC Ansor Kencong M. Yasin Yusuf G.H dalam laporannya menyebut Diklat Terpadu Dasar (DTD) diikuti 100 peserta dan berlangsung selama tiga hari. Peserta harus mengikuti semua materi dalam diklat.

Ia menjelaskan, Ansor mempunyai tiga badan otonom, yaitu Banser, Ansor, dan BAANAR (Badan Ansor Anti Narkoba).

BAANAR ditujukan untuk membantu pencegahan penyebaran narkoba. Anggota BAANAR akan mendapatkan pelatihan TOT (Training of Trainer).

“Semoga penyebaran narkoba di Kencong lama lama berkurang dan akan habis,” katanya. (izza/mutia/*f2)

No Response

Leave a reply "Bupati Faida Ajak GP Ansor Bersinergi"