Anak-anak dapat Tempat di Wisata Religi

This slideshow requires JavaScript.

Wisata religi gelombang kedua pada Minggu, 10 Maret 2019, diikuti oleh sejumlah jamiyah atau organisasi muslimat dari Kecamatan Ledokombo.

Mereka adalah muslimat Al-Ikhlas, Muslimat Nurul Yaqin, Muslimat Nurus Sa’adah, Muslimat Al Atnul Yakin, dan Muslimat Jami’atul Ikhwani.

Tidak hanya para ibu-ibu yang menjadi anggota muslimat. Beberapa pria juga terlihat ikut berpartisipasi dalam rombongan wisata religi yang digagas pemerintah daerah ini.

“Saya senang sekali bapak-bapak hari ini tugasnya mengawal jama’ah ibu-ibu dalam berwisata religi di Kabupaten Jember,” kata Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR, saat menyambut kedatangan rombongan di Pendapa Wahyawibawagraha.

Tidak ketinggalan adalah anak-anak. Mereka juga mendapatkan perhatian bupati, karena ikut dalam wisata yang menempuh perjalanan dari masjid ke masjid di Jember itu.

“Rombongan kali ini hebat, karena anak-anak mendapat tempat dan ikut berwisata,” kata bupati. “Utamanya di Pendopo Wahyawibawagraha, rumah rakyat jember, semua boleh bergembira,” imbuhnya.

Dalam kesempatan bersholawat dengan rombongan ini, bupati menjelaskan program-program Pemerintah Kabupaten Jember, utamanya yang saat ini dilaksanakan seperti Wisata Religi yang masuk dalam program Jember Kota Wisata Religi.

Wisata ini menempuh perjalanan dari masjid ke masjid yang menjadi ikon wisata di Jember dan berziarah ke makam ulama.

Masjid yang dikunjungi yakni Masjid Muhammad Cheng Hoo, Masjid Raudatul Muchlisin Condro, dan Masjid Jamik Al Baitul Amin.

Sebelum ke Masjid Jamik Al Baitul Amin, rombongan berziarah ke makam KH. Muhammad Shiddiq di Condro, Kecamatan Kaliwates.

This slideshow requires JavaScript.

Terakhir adalah melantunkan sholawat bersama bupati di pendopo, yang dikemas dalam Jember Bersholawat.

Terkait wisata ini, bupati menyebut tak jarang warga Jember yang tidak mengetahui bahwa Jember memiliki masjid yang bagus-bagus.

Selain berbicara soal wisata religi, bupati juga menjelaskan program pemerintah lainnya. Bupati pun meminta masyarakat Jember dapat membantu tetangga sekitarnya supaya tidak ada anak-anak yang putus sekolah karena kekurangan biaya.

“Karena dengan kepemimpinan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, tahun ini SPP SMA, SMK, Aliyah gratis kembali,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Jember sendiri juga sudah membagikan biaya kuliah dan biaya hidup untuk 7 ribu anak Jember yang kuliah di seluruh Indonesia.

Pemerintah Kabupaten Jember saat ini juga sedang menuntaskan pembangunan bandara embarkasi haji dan umrah, pasar tradisional, dan ruang terbuka hijau di seluruh wilayah Kabupaten Jember.

Di ruang terbuka hijau nantinya ada tempat untuk pedagang kaki lima. “Dan, tahun ini akan dihias dan disamakan rombong jualannya untuk  ibu-ibu yang ingin berjualan di sekitar lapangan. Juga ada bantuan pinjaman modal lunak dibantu Pemerintah Kabupaten Jember,” bupati. (izza/mutia/*f2)

 

 

No Response

Leave a reply "Anak-anak dapat Tempat di Wisata Religi"